UNAIR NEWS Puasa berarti menahan diri dari lapar dan haus hingga berbagai godaan. Risiko yang dialami seseorang adalah asupan gizi yang semakin menurun. Ditambah risiko dehidrasi yang sangat besar.
Sebagian orang mengalami gizi yang tidak normal. Hal itu sangat wajar. Sebab, orang yang berpuasa tidak mendapat asupan makanan yang sehat serta cairan selama kurang lebih 14 jam. Namun, meski puasa, manusia mesti tetap menerapkan gaya hidup yang 渟ehat.
Mengingat kebutuhan air yang harus didapatkan tubuh minimal enam hingga depan gelas per hari, pemenuhan cairan itu bisa dioptimalkan ketika sahur. Manusia harus memahami kesehatan tubuh dan mengutamakan makanan padat gizi.
Menurut Dr. Annis Catur Adi, untuk mengoptimalkan gizi, usahakan berbuka puasa tepat waktu. Dahulukan makanan buah atau cair yang mengandung gula atau KH sederhana (jangan berlebihan gula). jika berbuka dengan disertai jajanan, diharapkan mengurangi makanan yang mengandung minyak. Terakhir hindari minuman panas atau dingin.
Kebutuhan gizi yang normal dalam makanan sangatlah penting. Terutama untuk menunjang kesehatan tubuh dalam menjalan aktivitas yang mampu menguras tenaga.
淪ahur yang baik untuk menjaga stamina tubuh, mulailah dangan mengakhiri sahur yaitu 1530 menit sebelum imsak. Makan makanan yang seimbang dan pilih yang lambat untuk dicerna. Termasuk tidak terlalu merangsang lidah serta lambung, tutur Dr Annis.
漊ntuk meningkatkan stamina, ini bisa dengan mengonsumsi suplemen. Serta, Akhiri sahur dengan minum 23 gelas air mineral. Jangan langsung tidur, tunggu hingga 1015 menit, tambahnya.
Makanan suplemen adalah kemasan maknanan yang mengandung energi dan zat gizi lainnya (dalam jenis dan jumlah tertentu). Itu penting untuk menambah konsumsi makanan (gizi) dengan harapan kebutuhan gizinya terpenuhi.
Suplemen sangat dibutuhkan saat berpuasa. Jika makanan yang dikonsumsi saat buka dan sahur kurang beragam dan tidak seimbang, hal itu dapat mempengaruhi aktivitas. Termasuk risiko beban stres yang cukup tinggi.
淜onsumsilah kurma yang memiliki kandungan fluktosa dan glukosa sebagai sumber energi. Madu yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi dan mineral. Tetaplah beraktivitas yang produktif dan tingkatkan amalan ibadah agar menjadi hamba-Nya yang makin bertaqwa, Pesan Dr Annis. (*)
Penulis: Rolista Dwi Oktavia
Editor: Feri Fenoria Rifai





