51动漫

51动漫 Official Website

Tim BBK 7 Desa Warungering Berdayakan Masyarakat Lewat Ecoprint DAUNARA

Tim BBK 7 Desa Warungering bersama ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu selepas acara (Foto: Istimewa).
Tim BBK 7 Desa Warungering bersama ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu selepas acara (Foto: Istimewa).

UNAIR NEWS – Pemanfaatan potensi alam lokal menjadi langkah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat. Berangkat dari ide tersebut, 51动漫 (UNAIR) menginisiasi program ecoprint bertajuk DAUNARA. Program itu terlaksana sebagai upaya mengolah sumber daya alam menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Bertempat di Balai Desa Warungering, Kedungpring, Lamongan, kegiatan terselenggara pada Kamis (22/1/2026) dengan melibatkan ibu-ibu PKK dan kader posyandu. 

Manfaatkan Potensi Lokal

Devi Evriliana, salah satu penggagas program, menjelaskan kelompok sasaran itu ia pilih karena perannya yang strategis dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di tingkat keluarga. Melalui pelatihan ecoprint, Devi berharap ibu-ibu PKK bisa melihat peluang ekonomi dari produk kreatif.

Lebih lanjut, Devi mengungkap bahwa Desa Warungering memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Terlebih, sumber daya berbagai jenis daun dan tanaman sebagai bahan ecoprint. Menurutnya, sebagian besar masyarakat desa yang bekerja dalam bidang pertanian menjadi alasan kuat untuk menghadirkan program yang berbasis potensi lokal.

Ibu-ibu PKK dan kader posyandu bergabung dalam pelatihan ecoprint DAUNARA. (Foto: Istimewa)

淒esa Warungering memiliki banyak jenis tanaman, termasuk daun jati yang mampu menghasilkan warna alami yang kuat. Karena itu, kami menghadirkan program yang tidak hanya edukatif, tetapi juga aplikatif, sehingga ibu-ibu dapat memperoleh keterampilan yang membantu meningkatkan ekonomi keluarga setelah ini, ujar Devi. 

Dorong Kemandirian Keluarga

Selama kegiatan, Devi pun mencontohkan cara memanfaatkan daun dan bunga di sekitar lingkungan sebagai bahan baku pembuatan motif alami pada kain tanpa bahan kimia. Ecoprint ini, lanjutnya, memiliki potensi pasar yang menjanjikan. 淜egiatan ini sejalan dengan target yang ingin kami tuju, yaitu poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan bahan yang mudah, bisa juga menambah pendapatan mereka secara mandiri, tutur Devi. 

Ia menambahkan, keberlanjutan program menjadi fokus utama kegiatannya. 淜eterampilan ecoprint yang masyarakat peroleh, harapannya tidak berhenti pada satu kali praktik, tetapi juga terus berkembang menjadi usaha rumahan yang berkelanjutan, ucap Devi. 

Sementara itu, Dinda Diandra Kusuma Dewi, mahasiswa BBK yang turut menjadi penanggung jawab program, menyampaikan pesannya agar ibu-ibu PKK mampu mengolah dedaunan di sekitar lingkungan menjadi produk ecoprint bernilai jual. 

淎da banyak produk sebenarnya yang bisa mereka buat selanjutnya seperti tas, syal, taplak, dan kain hias. Produk-produk itu memiliki peluang untuk dipasarkan dan tentu juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, tutup Dinda. 

Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT