51动漫

51动漫 Official Website

Tim UNAIR Jadi Top 3 Energy Founder Ajang Pertamuda

Abdul Rohman saat Menerima Penghargaan sebagai Top 3 Energy Founder dalam Ajang Pertamuda pada Rabu (29/11/2023) (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Tim 51动漫 (UNAIR) kembali membawa pulang prestasi yang membanggakan. Mereka adalah Abdul Rohman, Vita Amalia Hidayati, dan Kariza Makanty yang berhasil menjadi Top 3 Energy Founder dalam ajang Pertamuda.

Dalam sesi wawancara pada Jumat (1/12/2023), Rohman mewakili timnya mengungkap jika ajang tersebut berlangsung selama empat hari, Senin-Kamis (27-30/11/2023). Sementara itu, Pertamuda sendiri merupakan ajang besutan (BUMN) ternama Indonesia, yakni PT Pertamina.

Ketiganya meraih pencapaian tersebut dengan mengusung satu inovasi yang mereka sebut sebagai Gelatah. Gelatah sendiri awalnya mereka ciptakan sebagai inovasi penghangat makanan. Lambat laun, inovasi yang memanfaatkan limbah minyak jelantah itu terus mereka kembangkan sehingga tercipta fungsi-fungsi baru.

2021 kita memulai dengan mengembangkan produk penghangat makanan, yakni Gelatah, dengan berbagai riset, pengujian, dan teknologi yang memadai. Lalu, 2022 kami mulai mengekspansi ke biodiesel listrik, terang Rohman.

淧ada tahun ini 2023 mengembangkan biodiesel kendaraan untuk support program energi baru terbarukan. Gelatah menawarkan solusi dari pemanfaatan limbah dan penyelamatan lingkungan terutama pada sektor jelantah, ujarnya.

Kini, Gelatah juga bergerak di masyarakat dengan menggandeng lebih dari 20 UMKM dan komunitas lingkungan, sekolah, hingga masyarakat umum. Ketiganya bergerak dengan mengumpulkan limbah minyak jelantah sebagai wujud cinta kepada bumi kita bersama.

Sebelumnya, Gelatah juga pernah meraih silver meda dalam ajang internasional World Young Invention Exhibition (WYIE) tahun 2023. Akan tetapi, hingga saat ini Gelatah terus melakukan pengembangan sebagai tindak lanjut dan pembaharuan produk dan fungsinya.

淪ebelumnya (dalam ajang WYIE 2023, Red), kami berfokus pada pembesaran pasar penghangat makanan. Kali ini, dengan modifikasi katalis custom kami yang ramah lingkungan, kami mengembangkan biodiesel minyak jelantah yang dapat terintegrasi dengan program mandatory mixing biodiesel-solar B35 hingga B50, jelasnya.

Ke depannya, mahasiswa asal itu menyampaikan jika mereka akan mengajukan sertifikasi untuk produk buatan mereka. Tidak hanya itu, mereka juga optimis untuk terus membangun inovasi-inovasi baru untuk mendukung pengembangan produk inisiasinya.

淜e depannya, kami akan mengajukan sertifikasi, pengembangan produk, dan perencanaan ekspansi untuk kolaborasi dengan para mitra kami. Terutama dalam support stok biodiesel, hingga sosialisasi Hero Jelantah sampai ke Indonesia Timur, kata Rohman.

Kepada tim UNAIR NEWS, Rohman mengutarakan harapannya agar produk Gelatah dapat membawa pengaruh positif besar pada masyarakat. Dengan Gelatah ini, ia juga berharap agar masyarakat tidak lagi menggunakan atau membuang limbah jelantah alih-alih memanfaatkannya dengan benar. 

淏esar harapan kami agar produk gelatah dapat membawa dampak yang signifikan terhadap pergerakan energi terbarukan. Juga, menyediakan opsi bagi masyarakat untuk tidak mengonsumsi atau membuang limbah jelantah berulang, tetapi mengubahnya menjadi energi baru yang tak ternilai, tutup Rohman. (*)

Penulis: Muhammad Badru Anwar

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT