51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Tingkatkan Keunggulan Mahasiswa, UNAIR Terima Beasiswa Bakti BCA

Prof Dr M Hadi Shubhan SH MH CN, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNAIR saat melakukan serah terima dengan Kepala Pendukung Operasi BCA Wilayah 3 Grace Listyani Dewi (Foto: Istimewa)
Prof Dr M Hadi Shubhan SH MH CN, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNAIR saat melakukan serah terima dengan Kepala Pendukung Operasi BCA Wilayah 3 Grace Listyani Dewi (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 51¶¯Âþ (UNAIR) menjadi salah satu perguruan tinggi mitra program Beasiswa Bakti BCA oleh PT Bank Central Asia (BCA). Program inisiatif BCA ini berhasil menggaet 40 mahasiswa UNAIR dari berbagai fakultas. Pembukaan program ini berlangsung di Aula Kahuripan 301, Kantor Manajemen Kampus MERR “ C UNAIR pada Jumat (7/6/2024).

Hadir dalam kegiatan, Prof Dr M Hadi Shubhan SH MH CN, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNAIR. Ia menyambut positif kolaborasi antara BCA dan UNAIR. “Program Bakti BCA tidak hanya memberikan beasiswa dalam bentuk uang, tetapi juga pelatihan manajemen yang sangat bermanfaat untuk masa depan. Hal ini sejalan dengan konsep Kampus Merdeka yang digaungkan bapak menteri pendidikan Indonesia untuk menghubungkan dunia usaha dengan kampus,” ujar Prof Hadi.

Hadir juga, Kepala Pendukung Operasi BCA Wilayah 3 Grace Listyani Dewi. Ia berharap, kolaborasi ini bisa menjadi komitmen mendukung mahasiswa dalam mencapai keunggulan. “Kami berharap program Bakti BCA ini dapat menjadi memori yang berharga dan bermanfaat di masa depan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam mencapai keunggulan melalui pelatihan dan pendampingan yang tepat,” ungkapnya.

Acara yang diadakan di UNAIR ini memasuki hari ketiga yang berlangsung selama dua hari sebelumnya secara daring dengan beberapa universitas di seluruh Indonesia. Dalam program ini, para awardee mempelajari sembilan modul yang mencakup berbagai topik seperti penilaian diri, manajemen, kolaborasi, berpikir desain, inovasi, hingga cara mengelola hasil.

Sesi offline pertama, menghadirkan Sylvina Savitri S Psi M Psi. Bertempat di Aula Kahuripan, Sylvina menyampaikan materi mengenai Intercultural Effectiveness and Communication.

Pada pemaparannya, Sylvina menekankan pentingnya niat dalam belajar dan bagaimana berinteraksi dengan lingkungan yang berbeda dapat memberikan dampak positif. “Mahasiswa harus memiliki paspor dalam arti harus mau keluar dari zona nyaman dan berinteraksi dengan berbagai budaya yang berbeda,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa memahami perbedaan primer seperti jenis kelamin, usia, ras, dan perbedaan sekunder seperti latar belakang dan kebiasaan sehari-hari, adalah kunci dalam membangun sistem lingkungan sekitar yang kuat.

Salah satu awardee Bakti BCA, Zahwa, Mahasiswa Teknik Industri yang menyoroti betapa berkesannya materi yang disampaikan oleh Sylvina. “Yang berkesan itu dari pematerinya karena beliau benar-benar menguasai materi dan sistem workshop-nya yang bikin belajar jadi menyenangkan dan surprisingly tidak membosankan sama sekali. Jadi, setiap modul langsung ada praktiknya dan dalam prosesnya kita diberikan kesempatan buat bebas mengutarakan pendapat,” paparnya.

Sebagai seorang mahasiswa, waktu yang singkat ini sepatutnya digunakan untuk menambah skil baru melalui program pengembangan yang tersedia. Zahwa juga memberikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lain.

“Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru, mengalami kegagalan dan berbuat kesalahan hal yang biasa yang penting adalah proses. Proses rumit itu yang bakal membuat kita belajar dan membentuk diri serta pola pikir kita jadi lebih baik nantinya,” tutup Zahwa.

Penulis: Venni Tanujaya

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT