UNAIR NEWS – Saat ini, konten digital, baik berupa gambar maupun video, menjadi hal yang massif ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Mudahnya akses informasi dan pesatnya penggunaan gawai menjadi salah satu alasan konten digital banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Membuat konten digital sebenarnya dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang pendidikan. Yang terpenting adalah kita mengetahui proses pembuatan konten secara efektif sehingga konten yang kita produksi dapat dikonsumsi oleh banyak orang.
Viola Aldila, creative content Parapuan dari Kompas Media Group, berbagi tips menarik mengenai pembuatan konten digital pada gelaran Journalistic Class yang diadakan oleh Badan Semi Otonom (BSO) Insight Fakultas Psikologi (UNAIR) pada Sabtu (5/6/2021).
淎ku selalu menganalogikan pembuatan konten maupun proses syuting untuk pembuatan video itu seperti proses memasak. Apa bahan-bahan yang diperlukan, gimana cara memasak bahan yang kita punya, dan apa yang akan jadi pelengkap konten kalian, tutur perempuan yang akrab disapa Viola ini.
Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat konten adalah menentukan ide konten. Menurut Viola, ide ini bergantung pada pengalaman dan pengetahuan masing-masing individu.
淵ang namanya ide, zaman sekarang itu kita berinovasi. Sebenarnya orang udah pernah bikin, nih. Tinggal bagaimana kita menginovasikan hal itu, tegas alumni S1 Psikologi Fakultas Psikologi 51动漫 (UNAIR) itu.
Selain ide, pembuatan konten juga dapat bersumber dari data yang dapat kita peroleh dari hasil riset atau survei. 淚de dan data itu saling melengkapi. Tapi ide dan data ini tidak pakem untuk harus saling berdiri sendiri-sendiri. Kalo kita cuma butuh bikin konten dengan ide saja, bisa, jelas Viola.
Setelah mengumpulkan berbagai data maupun ide, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengolah ide atau data tersebut menjadi konten yang menarik. Suatu konten hendaknya dibuat semenarik mungkin untuk menarik perhatian banyak orang.
淪etelah kalian membuat body konten, sebaiknya kita bisa memanfaatkan secara maksimal semua platform digital yang ada, pesan Viola. Menurutnya, kita dapat memanfaatkan konten turunan dan keyword untuk lebih memaksimalkan penyebaran konten yang kita produksi.
淜alau cuman berhenti di YouTube, temen-temen pada nggak tau, nih. Kita turunkan dengan bikin potongan video di story Instagram, di feed Instagram, atau dengan upload artikel di website, terang Viola.
Untuk keyword, Viola menyarankan untuk meletakkan di judul maupun deskripsi konten. 淛udul ini harus berisi keyword dari konten yang kalian bikin. Kemudian thumbnail, deskripsi, atau caption Instagram sebaiknya memang berisi keyword yang jadi kata kunci konten kalian, pungkasnya. (*)
Penulis: Agnes Ikandani
Editor: Binti Quryatul





