UNAIR NEWS – Dalam rangka menanamkan jiwa entrepreneurship pada anak, (ABC) bersama Radio Mercury FM Surabaya menggelar talkshow interaktif pada Kamis (20/7/2023). Talkshow kali ini berfokus untuk membahas mengenai cara menanamkan jiwa entrepreneurship pada anak dengan literasi dengan menghadirkan narasumber. Salah satunya adalah Yolanda Surya Wijaya SM selaku wakil sekretaris III Airlangga Business Community.
Pada kesempatan tersebut Yolanda menjelaskan bahwa jiwa entrepreneurship di era digital tidak hanya berkaitan dengan cara membangun dan mengembangkan bisnis. Menurutnya, dalam mengembangkan bisnis perlu adanya literasi.
淟iterasi itu membuat seseorang jadi lebih inovatif dan kreatif. Kemudian dia bisa lebih berfikir kritis dan juga bisa menjadi seseorang pembelajar yang mau update dengan ilmu-ilmu yang ada. Kalau bisnis stagnan gitu-gitu aja masih menerapkan cara-cara kuno, kita bisa terkikis oleh jaman, jelasnya.
Cara Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship Anak
Yolanda juga menjelaskan bahwa untuk menanamkan jiwa entrepreneurship pada anak perlu memperhatikan rentang usia dari anak. Hal itu dilakukan agar pendekatan dan materi yang disampaikan bisa diberikan pada waktu yang tepat. Menurutnya, literasi menjadi kunci utama untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship pada anak.
淒ari dia lahir sampai umur tiga tahun kita bisa membacakan buku-buku yang membuat anak senang. Kita bangun habit-nya terlebih dahulu. Membacakan buku untuk anak itu memberikan efek buat dia dan itu sangat bermanfaat untuk dia bawa sampai besar nanti, jelasnya.
Yolanda menambahkan bahwa saat anak berusia tiga sampai lima tahun, orang tua bisa mengajak anak untuk bermain peran. 淜ita bisa mulai bermain peran, bermain jual-jualan dengan ibunya atau orang disekitarnya, mungkin si anak bisa menjadi penjualnya atau kadang-kadang jadi pembelinya, tambahnya.
Periode Emas Anak
Yolanda menekankan bahwa menanamkan jiwa entrepreneurship pada rentang usia golden age merupakan waktu yang sangat tepat. Menurutnya, di umur tersebut merupakan periode penting untuk menentukan tahap perkembangan anak.
Selanjutnya, Pada rentang usia anak enam sampai sebelas tahun orang tua bisa memilihkan sekolah untuk anak yang terdapat konsep kewirausahaan. Yolanda menjelaskan bahwa saat memasuki usia sekolah dasar, anak bisa diperkenalkan dengan konsep bisnis yang sederhana.
淚tu menjadi waktu yang baik untuk dia bisa belajar mengenai konsep bisnis sederhana, kita menjual suatu barang atau bisa juga dengan jasa. Nanti dia akan bisa belajar tentang seperti apa modal dan seperti apa itu keuntungan, jelasnya.
Selain itu, pada rentang usia tersebut, Yolanda juga menjelaskan bahwa perlu mengajarkan anak tentang memisahkan konsep keinginan dan kebutuhan. 淒i umur sekolah dasar ini konsep needs and wants bisa mulai diajarkan. Kita bisa mulai menjelaskan mengenai konsep menabung dan investasi dasar pada anak, ungkapnya.
Penulis : Nopitasari
Editor : Khefti Al Mawalia





