UNAIR NEWS – 51动漫 (UNAIR) memberikan apresiasi tinggi bagi siswa berprestasi melalui jalur Golden Ticket 2026. Triven Ihad Prasetya berhasil mengamankan kursi di program studi S1 Akuntansi setelah dinobatkan sebagai peserta terbaik pertama dalam ajang Olimpiade Sains Airlangga (OSA) kategori Sosial dan Humaniora (Soshum). Keberhasilan ini merupakan hasil dari kegigihan Triven yang telah mempersiapkan diri sejak lama demi menembus kampus impiannya.
Dominasi dan Perjuangan di Ajang Olimpiade Sains Airlangga
Kisah sukses Triven bermula dari partisipasinya dalam OSA yang berlangsung pada 13-14 Desember 2025 di Kampus C UNAIR. Kompetisi ini sangat kompetitif dengan total sekitar 6.000 peserta, di mana hampir 2.800 peserta mengikuti kategori Soshum. Triven harus menyelesaikan 100 soal yang mencakup Ekonomi, Sejarah, Matematika, dan Sosiologi-Antropologi dengan sistem penilaian Item Response Theory (IRT). Ia menjelaskan bahwa ini adalah percobaan keduanya setelah sebelumnya pernah ikut saat masih di kelas 11.
Triven mengungkapkan rasa tidak percayanya saat berhasil meraih posisi puncak. “Untuk perasaan sendiri pastinya seneng, terus gak nyangka, gak expect bisa meraih juara, apalagi terbaik satu di antara ribuan peserta dari seluruh Indonesia,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sistem penilaian yang ketat membuatnya sempat ragu, namun hasil akhir berkata lain. “Jadi awalnya ketika dihubungi pihak UNAIR untuk menerima penghargaan di AEE hari pertama itu gak nyangka sih,” pungkasnya. Melalui prestasi inilah, jalan Triven menuju program studi Akuntansi terbuka lebar tanpa harus melalui jalur tes reguler yang penuh tekanan.
Rekam Jejak Prestasi Nasional di Bidang Ekonomi dan Pajak
Capaian di OSA bukanlah keberuntungan semata, melainkan puncak dari rentetan prestasi yang Triven raih selama tiga tahun di SMA. Fokusnya pada bidang ekonomi sangat konsisten, yang terlihat dari berbagai gelar juara di tingkat universitas nasional. Pada Oktober 2025, ia meraih Juara 3 Kompetisi Ekonomi Nasional di UGM, kemudian gelar Juara 1 Ekonomi di Universitas Negeri Malang pada November 2025. Konsistensi ini menjadi bukti bahwa minatnya pada akuntansi telah berakar kuat sejak dini.
Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Triven adalah saat mengikuti High School Tax Competition yang PKN STAN selenggarakan. Ia bahkan harus melakukan perjalanan jauh untuk membuktikan kemampuannya di hadapan juri nasional. “Saya berangkat ke kampus utama STAN di Bintaro, Tangerang Selatan untuk lomba mewakili sekolah,” kenang Triven. Selain itu, ia juga pernah menjuarai olimpiade ekonomi di Universitas Negeri Surabaya. Portofolio prestasi yang sangat spesifik di bidang ekonomi dan perpajakan inilah yang meyakinkan panel seleksi Golden Ticket UNAIR bahwa Triven adalah kandidat yang sangat kompeten untuk mendalami ilmu akuntansi di jenjang perkuliahan.
Persiapan Menuju Dunia Kampus dan Harapan di AMERTA 2026
Pasca dinyatakan lolos Golden Ticket, Triven kini bersiap memasuki kehidupan kampus sebagai mahasiswa baru S1 Akuntansi. Meski pengumuman resmi SNBP baru akan berlangsung pada akhir Maret, posisinya sudah tergolong aman berkat prestasi emasnya. Ia kini menaruh perhatian penuh pada rangkaian orientasi mahasiswa baru UNAIR yang ia kenal dengan sebutan AMERTA. Triven mengaku sangat menantikan momen di mana ia secara resmi dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar 51动漫.
Antusiasme Triven terpancar saat membahas masa depan pendidikannya. “Penasaran sih nanti. Nggak sabar, terus penasaran nanti AMERTA 2026 nanti jadinya seperti apa. Saya baru nanti akan dikukuhkan jadi calon mahasiswa baru,” ungkapnya dengan semangat. Baginya, transisi dari siswa menjadi mahasiswa adalah babak baru yang sangat ia nanti. Dengan bekal mental juara dan pengalaman kompetisi nasional, Triven berharap mampu untuk terus berkembang menjadi akuntan profesional yang berintegritas di masa depan.
Penulis: Fauziah Laili Romadhon
Editor: Ragil Kukuh Imanto





