UNAIR NEWS “ Tim Trivest 51¶¯Âþ berhasil meraih Juara 2 di ajang Brawijaya Stock Market Competition (BSMC) 2025 pada kategori Equity Research Paper Competition. Tim yang terdiri dari Adi Nugroho, Nurul Alfiandy, dan Hans Albert Imanuel Wijaya ini mempresentasikan analisis terhadap saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), yang mendapat perhatian dewan juri.
Persiapan dan Perjalanan Menuju Kejuaraan
Adi Nugroho, Ketua Tim, mengatakan bahwa timnya memulai persiapan dengan belajar secara mandiri. “Kami belajar banyak melalui trial and error. Dimulai dengan mempelajari berbagai aspek analisis perusahaan, mulai dari deskripsi bisnis hingga penerapan ESG,” kata Adi. Persiapan mereka sangat matang untuk menghadapi kompetisi ketat dengan 54 tim dari universitas ternama di Indonesia. “Kami bangga masuk ke top 7 finalis, karena kompetisi ini sangat menantang,” tambahnya. Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa usaha keras mereka mulai membuahkan hasil yang positif.
Strategi dan Pendekatan dalam Penelitian
Tim Trivest mengadopsi pendekatan Top-Down Analysis. Mereka pertama-tama menganalisis kondisi makroekonomi yang berpengaruh pada bisnis emiten. Kemudian, mereka menganalisis laporan keuangan dan valuasi emiten tersebut. “Kami menggunakan data resmi dari Bursa Efek Indonesia dan Bloomberg Terminal untuk memastikan validitas informasi yang kami olah,” jelas Nurul Alfiandy, salah satu anggota tim. Dengan pendekatan ini, mereka mampu memberikan analisis yang komprehensif dan solid.
Tantangan dan Keberhasilan di Babak Final
Di babak final, tim Trivest menghadapi tantangan besar karena mereka berada di peringkat 7 dari 7 finalis di babak penyisihan. Namun, mereka berhasil membalikkan keadaan dan meraih peringkat 2. “Kami fokus pada penyampaian materi yang jelas dan menjawab pertanyaan juri dengan percaya diri,” kata Hans Albert, anggota tim lainnya. “Kemenangan ini menunjukkan bahwa kerja keras dan persiapan yang matang membuahkan hasil yang memuaskan,” tambahnya. Tim ini menunjukkan bahwa kemauan untuk terus belajar dan berkembang sangat berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh.
Meskipun tidak ada dukungan materi dari pihak kampus, tim Trivest berhasil berkompetisi dengan pembiayaan mandiri. “Kami sangat bersyukur atas pengalaman ini. Ke depan, kami berencana terus mengembangkan penelitian ini dan berpartisipasi di kompetisi serupa,” ungkap Adi. Tim Trivest juga bertekad mengasah kemampuan analisis mereka untuk menghadapi tantangan kompetisi ke depan. Mereka berencana melanjutkan perjalanan ini dengan lebih banyak riset untuk meningkatkan portofolio mereka.
Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto





