Trypanosoma evansi adalah parasit protozoa darah yang dapat menginfeksi berbagai jenis hewan termasuk ternak sapi dan kerbau di Indonesia. Penyakit yang ditimbulkan disebut Surra. Beberapa daerah di Indonesia merupakan daerah endemis Surra. Selama ini identifikasi trypanosoma menggunakan ulas darah untuk melihat morfologi atau secara molekuler untuk memengetahui DNAnya. Berdasarkan literatur, T. evansi dilaporkan dibagi menjadi dua genotipe: tipe A dan B. Tipe B jarang ditemukan dan dilaporkan terbatas di Afrika: Kenya, Sudan, dan Ethiopia. Sebaliknya, tipe A telah banyak dilaporkan di Afrika, Amerika Selatan, dan Asia.
Melalui penelitian skema Penelitian Disertasi Doktor (PDD) kami mencoba mengidentifikasi T. evansi dari isolat Indonesia dengan algoritma identifikasi molekuler sekaligus menetapkan genotipe dan keragaman genetiknya. Empat puluh tiga isolat trypanosoma asal Indonesia yang telah diidentifikasi sebagai Trypanosoma evansi, dilakukan identifikasi ulang menggunakan algoritma identifikasi molekuler. Hasilnya menunjukkan bahwa 39 isolat merupakan T. evansi tipe A dan ada 4 isolat tidak termasuk dalam tipe A maupun B maka kami menyebutnya tipe non A/B. T. evansi tipe non A/B ditemukan pada isolat yang berasal dari Provinsi Aceh, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Nusa Timur. Dari keempat isolat T. evansi tipe non A/B tersebut 3 berasal dari kerbau dan 1 dari sapi.
Penulis: Prof. Dr. Lucia Tri Suwanti, drh., M.P.
Hasil penelitian ini sudah kami publikasi di Revista Brasileira de Parasitologia Veterin谩ria dengan judul: Molecular Identification of New Trypanosoma evansi type Non-A/B Isolates From Buffaloes and Cattle in Indonesia
Baca juga: Optimisasi Protokol Ekuilibrasi Melalui Suplementasi Ubiquinone dalam Pengencer Semen Beku Kambing





