51动漫

51动漫 Official Website

Tulang Sapi Kering-Beku sebagai Perancah Xenogenik: Apakah Deselularisasi Menurunkan Potensi Antigeniknya?

Foto by Grid ID

Lebih dari dua juta autograft diberikan kepada pasien setiap tahun di seluruh dunia, menimbulkan kekhawatiran tentang terbatasnya pasokan dalam hal bentuk dan kuantitas. Autograft menyediakan sel tulang (sel osteogenik) dan faktor pertumbuhan yang bersifat osteoinduktif dan osteogenik, tanpa risiko penolakan dan penularan penyakit. Kerugian dari autograft adalah: rasa sakit dan morbiditas di tempat donor, bentuk dan jumlah terbatas, perlu operasi lebih lanjut, hematoma, infeksi, waktu operasi lebih lama, dan kehilangan darah. Deproteinized Bovine Bone Mineral (DBBM) telah banyak digunakan sebagai perancah rekayasa jaringan, karena potensinya yang tidak bersifat antigenik, meskipun tidak dapat diserap kembali.

Scaffold Freeze-Dried Bovine Bone (FDBB) dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan DBBM namun diduga masih memiliki potensi antigenik. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah potensi antigenik, dilakukan deselularisasi FDBB (dc-FDBB). Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis potensi antigenic scaffold FDBB dengan proses deselularisasi. Perancah FDBB dan dc-FDBB dibandingkan dengan perancah DBBM sebagai standar emas. Sepuluh sampel untuk setiap kelompok scaffold FDBB, dc-FDBB, dan DBBM. Kelompok diamati sisa osteoblas dan osteosit dengan pewarnaan HE menggunakan mikroskop cahaya dengan perbesaran 40x dan 400x.

Analisis konsentrasi DNA dilakukan pada ketiga jenis scaffold menggunakan spektrofotometer. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS versi 25. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan Post Hoc Games-Howell. Terjadi degradasi osteosit tanpa nukleus dan kondisi struktur geometris matriks ekstraseluler yang memuaskan di scaffold FDBB. Tidak ada osteoblas dan osteosit dengan struktur geometris matriks ekstraseluler yang rusak terlihat pada scaffold dc-FDBB. Tidak ada osteoblas dan osteosit dengan kondisi struktur geometris matriks ekstraseluler yang memuaskan dalam scaffold DBBM. Nilai rata-rata konsentrasi DNA: FDBB, dc-FDBB, dan DBBM berturut-turut adalah (19,75 ng/渭L 卤 4,80), (16,84 ng/渭L 卤 6,55), dan (8,72 ng/渭L 卤 0,65). Perbandingan nilai p scaffold FDBB dan dc-FDBB adalah 0,509 (p>0,05), tidak ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara scaffold FDBB dan dc-FDBB. Scaffold FDBB dan dc-FDBB dapat digunakan karena memiliki potensi antigenik yang rendah.

Penulis: Prof. Dr. David Buntoro Kamadjaja, drg., MDS., Sp.BM.

Jurnal:

AKSES CEPAT