UNAIR NEWS “ Dr Vishnu Juwono SE MIA PhD, Associate Professor Fakultas Ilmu Administrasi sekaligus Chairperson UI GreenMetric World University Ranking hadir dalam seminar Building a Greener Future The Role of Students in Sustainability, yang menjadi bagian dari The 5th National Student Leaders on Sustainability Meeting 2025 pada Rabu (15/10/2025) di Ruang Tarumanegara Lantai 10 ASEEC, Kampus Dharmawangsa 51¶¯Âþ. Acara ini dipandu Dio Alif Hutama ST MSc, dosen Teknik Lingkungan 51¶¯Âþ. Vishnu menekankan bahwa, “Sejak 2010, UI GreenMetric menilai kampus di tingkat global untuk mendorong praktik pembangunan berkelanjutan.”
UI GreenMetric: Pemeringkatan Kampus Berkelanjutan
Vishnu menjelaskan, “Penilaian melalui enam indikator utama: energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, transportasi, pendidikan dan penelitian, air dan sanitasi, serta lingkungan dan infrastruktur.” Ia menambahkan, “Evaluasi berkala dan keterlibatan komunitas sangat penting agar langkah berkelanjutan berdampak jangka panjang.” UI GreenMetric menjadi pionir sebelum Times Higher Education Impact Ranking dan QS Sustainability Ranking. Selain itu, universitas tidak hanya harus unggul akademik, tapi juga aktif membangun lingkungan yang berkelanjutan.
Mahasiswa dan Aksi Nyata di Kampus
Vishnu menegaskan, “Mahasiswa bisa memulai dari langkah kecil: menghemat energi, mengelola sampah, menginisiasi proyek sosial, dan melibatkan komunitas lokal.” Ia menambahkan, “Kampus hijau sebaiknya menjadi ruang belajar lintas disiplin yang menghubungkan sains, inovasi, dan empati sosial.” 40 mahasiswa dari 20 universitas mengikuti seminar ini, berasal dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. “Partisipasi universitas meningkat dari 95 universitas pada tahun pertama menjadi lebih dari 1.400 universitas dari 95 negara pada 2024,” kata Vishnu.
Inspirasi Global dan Lokal untuk Sustainability
Dalam sesi interaktif, peserta bertanya tentang pengelolaan sampah dan keterlibatan mahasiswa. Vishnu menjelaskan, “Penilaian dilakukan melalui review dokumen oleh akademisi senior. Hal ini menjaga kredibilitas dan mencegah praktik greenwashing.” Ia memaparkan contoh praktik baik dari University of Melbourne, Dublin City University, University of Connecticut, serta inisiatif lokal di Madiun dan Surabaya. “Contohnya meliputi pengolahan sampah, budidaya tanaman, penanaman mangrove, workshop edukasi, dan kampanye kesadaran masyarakat.” Peserta diingatkan, “Kesadaran, tindakan, dan kolaborasi mahasiswa adalah kunci mencetak pemimpin masa depan yang peduli terhadap lingkungan.” Acara berujung dengan sesi tanya jawab hangat yang memotivasi mahasiswa berkolaborasi lintas kampus untuk membangun lingkungan hijau dan berkelanjutan.
Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto





