51

51 Official Website

UNAIR Adakan Seleksi Final Kontingen Fakultas Kompetisi Ilmiah Mahasiswa 2022

Parade Bendera Fakultas Membuka Final KIM 2022 pada Sabtu (5/11/2022) pagi di Gedung GKB Kampus Mulyorejo (Sumber: Garuda Sakti UNAIR)

UNAIR NEWS – Dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa internal pada karya ilmiah berbasis PKM. 51 mengadakan Final Kompetisi Ilmiah Mahasiswa (KIM) 2022 yang berlangsung di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Kampus Mulyorejo. Dengan mengusung tema Rise Together Shine Brighter.

Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) 51 (UNAIR) bekerjasama dengan Garuda Sakti UNAIR dan SIKIA Banyuwangi dalam mensukseskan acara ini. Terdapat 105 tim dari berbagai fakultas yang lolos dalam babak final presentasi proposal. Ditmawa UNAIR menghadirkan 35 juri dari internal maupun eksternal yang memberikan nilai dan evaluasi terkait kinerja peserta. Kegiatan final KIM dimulai dari Pembukaan, Parade Bendera fakultas, dan dilanjut pada sesi presentasi finalis. 

Mendukung Soft Skill Mahasiswa

Prof Dr M Hadi Shubhan SH MH CN mengatakan 51 senantiasa mendukung proses Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di tingkat universitas. Termasuk mengintegrasikan MBKM dari kegiatan non akademik dengan akademik.  

Seperti yang kita ketahui bahwa sekarang mas menteri menggulirkan kebijakan MBKM. Maksudnya bagian penting dalam kegiatan MBKM ini adalah non akademik salah satunya adalah kegiatan kemahasiswaan yang diintegrasikan sebagai kegiatan akademik, katanya dalam sambutan pada Sabtu (5/11/2022). 

Termasuk hal ini kalau kalian aktif di kompetisi ilmiah mahasiswa maka pencapaian bisa diintegrasikan atau dikonversikan ke bagian akademik. Artinya kalian tidak akan sia-sia berproses di KIM ini, tambahnya. 

Dalam kompetisi itu, Prof Hadi menuturkan selama ini orientasi akademik belum dapat mengoptimalkan kemampuan mahasiswa dalam berkiprah di tengah masyarakat. Sehingga dorongan MENDIKBUD untuk pengembangan softskill menjadi kunci utama pada persaingan dunia kedepannya. 

Menteri memandang bahwa selama ini ilmu yang didapat mahasiswa di kampus ini tidak banyak membantu kompetisi di luar kampus ketika berkarir maupun berkibar di masyarakat. Maksudnya ilmu nya 100 tetapi yang dipakai itu hanya 10 saja, sehingga mas menteri mengisi 90 nya dengan soft skill, jelasnya.

Foto Bersama Dewan Juri dan Finalis di Ruang A Skema PKM K (Sumber: Salsabela Dian Kumalasari)
KIM Optimalisasikan PKM di Tingkat Universitas

Prof Hadi mengungkapkan KIM ini adalah program terobosan terbaru dari direktorat kemahasiswaan untuk mengoptimalisasi PKM. Artinya KIM ini sebagai stok untuk persiapan PKM tahun 2023.

Sebelum masuk ke tingkat nasional kita kompetisikan dulu di tingkat UNAIR makanya namanya KIM. Kemarin telah masuk proposal kira-kira 500 an kemudian diseleksi masing-masing diambil 15 skema. Dan hari ini dipresentasikan untuk menentukan kejuaraannya. 

Ini kira-kira gambaran dan proses yang sekarang sedang berlangsung yaitu final KIM. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kalian untuk UNAIR selaku instansi apalagi pada proses berikutnya khususnya bagi masyarakat karena kita adalah kampus yang harus berguna bagi masyarakat.  

“Dengan berlangsungnya kegiatan KIM ini harapannya menjadi jalan munculnya proposal-proposal terbaik yang dapat diajukan untuk PKM di tahun depan. Selain itu menambah pula semangat dan minat mahasiswa untuk berkreativitas pada bidang PKM”. tutup Tazik’ul Yennis Suseno S Si selaku sekretaris KIM. 

Penulis: Monika Astria Br Gultom 

Editor: Feri Fenoria 

AKSES CEPAT