UNAIRNEWS menjadi titik temu penting para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia.Konferensi ini resmi dibuka oleh Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA, Ketua IAI KAPd Prof Dr Dian Agustia SE MSi Ak CA CMA CFrA ACPA CRP CRA, Dr Arief Tri Hardiyanto Ak MBA CMA CCSA CA CSEP QIA CFE CGCAE CIAE CGA, Ketua IAI Jatim Prof Basuki M Comm (HONS) PhD Ak CA CMA ASEAN CPA CertDA, dan Ketua Penyelenggara Dr Wiwik Supratiwi MBA Ak CA CMA.
Terselenggara di selama dua hari pada Senin-Selasa 02-03 Juni 2025, kegiatan ini mendapat dukungan dari 53 universitas co-host dari seluruh Indonesia yang bertema Empowering the Future of Education and Research: The Nexus of AI, Ethics, and Sustainability.
Navigasi Keilmuan Teknologi
Rektor UNAIR Prof Nasih menyampaikan pendidikan tinggi tak boleh tinggal diam di tengah gelombang transformasi digital dan sosial yang massif.
淜ita menavigasi setiap perubahan dalam rangka transformasi bidang teknologi, bagaimana kita menanggapi untuk menentukan masa depan riset untuk peradaban kita semua,漸jarnya.
Prof Nasih menyebut, UNAIR mendorong paradigma riset yang tak hanya unggul di atas kertas, tetapi mengakar kuat dalam solusi kehidupan nyata.
Bukan Sekadar Paper, Tapi Pengaruh Nyata
Lebih lanjut, Ketua IAI KAPd menyebutkan ada lebih dari 470 peserta mengikuti kegiatan ini. Peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Brunei, Australia, China, dan Thailand menghadiri kegiatan ini.
淜ami tidak sedang bicara riset demi publikasi. Kami bicara tentang impact, tentang bagaimana ilmu akuntansi menjawab isu etika, teknologi, dan keberlanjutan, ungkapnya.
Ia menambahkan peran penting dosen dan mahasiswa dalam tri dharma perguruan tinggi: mengajar, meneliti, dan mengabdi, yang seluruhnya bermuara pada kebermanfaatan sosial.
Masa Depan Akuntansi
Konferensi ini mengangkat topik hangat seperti AI dalam akuntansi, krisis etika bisnis, hingga strategi keberlanjutan di tengah disrupsi ekonomi global menjadi bahan diskusi lintas negara. Forum ini menjadi ruang kompetisi ilmiah dan jembatan awal publikasi bagi riset-riset potensial.
KRA XII menandai arah baru akuntansi yang adaptif, etis, dan berkelanjutan. 淜ami ingin membangun ekosistem pendidikan tinggi yang bukan hanya menghasilkan lulusan, tapi juga perubahan, tegas Prof Nasih.
Penulis:
Editor: Ragil Kukuh Imanto





