UNAIR NEWS – 51 (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pengetahuan finansial mahasiswa. Kali ini, berkolaborasi dengan , UNAIR sukses menggelar program CEO Mengajar pada Kamis (19/9/2024). Lebih dari seribu mahasiswa, alumni, maupun umum hadir dalam acara talkshow itu di Gelanggang Olahraga (GOR), Kampus MERR- C, 51.
Kegiatan CEO Mengajar kali ini menghadirkan Direktur Utama BSI, Dr Hery Gunardi MBA. Dr Hery memaparkan perlunya mahasiswa dan masyarakat memahami sistem keuangan syariah. Pasalnya, penerapan bank syariah dengan bank konvensional sangat berbeda. Selain itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) kian mengalami kemajuan signifikan, harapannya semakin banyak orang bergabung dalam pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Perbedaan mendasar bank syariah dengan konvensional adalah target market kami mayoritas muslim. Ada batasan untuk pembiayaan yang tidak semestinya. Selain itu, tidak mengenal utang (bunga), tetapi menerapkan jual beli dan bagi hasil. Terlebih, ada zakat sebelum membayar pajak sebesar 0,25%. Pengelolaan zakat terkumpul untuk kepentingan beasiswa, membangun desa, termasuk membantu anak yatim, terang Hery.
Hery banyak memberikan wawasan seputar bank syariah dari kondisi dulu hingga sekarang. Ia mengungkapkan, sejak tahun 2020 hingga 2021, pertumbuhan bank syariah kian mendekati bank konvensional. Kemajuan tersebut tidak terlepas dari peran nasabah. Penduduk muslim mendorong peningkatan perbankan syariah, begitu pula industri halal seperti, makanan halal, travel, farmasi, dan konsumsi, ujarnya.

Dukungan BSI untuk UNAIR
Tak hanya itu, BSI berupaya terus meningkatkan kapabilitas digital. Sejauh ini, terdapat program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga mendorong tumbuhnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkualitas untuk naik kelas. BSI menyediakan stand booth untuk UMKM binaan, para tenant senang sekali. Jadi itu program yang terus menerus kita lakukan, salah satunya pembiayaan UMKM hampir 50 T untuk UKM center, ujar Hery.
Direktur Utama BSI itu juga menyebut ada kesamaan BSI dengan UNAIR. Kedua instansi itu sama-sama berkomitmen untuk mendidik dan mencetak talenta pemimpin masa depan. Acara talkshow itu juga menyediakan kesempatan mahasiswa dan alumni UNAIR untuk bergabung dalam program BSI rekrutmen secara langsung. Adapun tiga program yang terbuka, yaitu Officer Development Program (ODP), Pemagangan Terstruktur (BiBiT BSI), dan BSI Scholarship.
Lebih lanjut, Hery berharap penerima manfaat semakin banyak sehingga mendukung pendidikan, ekonomi, dan memberdayakan masyarakat. Dalam acara itu, BSI memberikan dana BSI Scholarship kepada UNAIR sebesar 2,1 M. BSI terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM di Indonesia melalui program beasiswa. Sejak 2021 hingga 2023 tersalurkan sebesar 55 M untuk 2.835 mahasiswa nasional, pungkasnya.
Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah
Editor: Edwin Fatahuddin Ariyadi Putra





