UNAIR NEWS Indonesia Creator Hub (ICH) hadir sebagai wadah bagi para pembuat konten untuk berbagi nilai dan gagasan melalui fasilitas, networking, dan rangkaian workshop. Salah satu kegiatannya adalah webinar yang berlangsung di Majapahit Hall, Lantai 5 ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa B, 51动漫 (UNAIR) pada Kamis (11/9/2025).
Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara inspiratif, yakni Boylagi atau biasa dikenal Bapak Instagram Indonesia dan Vania Winola, seorang konten kreator dengan pengalaman luas di media sosial. Hal ini sejalan dengan slogan ICH, yaitu from ideas to impact.
Dalam sambutannya, Lestiko Endi Rahmantyo M Hum, selaku Direktur Pelaksana DPKKA, menegaskan relevansi sosial media dengan generasi masa kini. 淢edia sosial menjadikan dunia kreatif sebagai salah satu fokus utama. Kami berharap teman-teman gen z ini dapat menjadi konten kreator yang bermanfaat untuk sekitar di tengah masifnya dunia digital.

Memulai dari Instagram
Boy menyebutkan empat poin utama untuk menghasilkan konten bagus yang mudah dipahami penonton. 淧oin utama untuk berkembang di Instagram ada empat, yakni konsisten, simple set-up, mendapatkan momen, dan memaksimalkan gawai yang dimiliki, jelasnya.
Menurutnya, kunci konsistensi dan simple set-up adalah aktif, kreatif, dan positif.
淜alau tidak konsisten, kita tidak akan terlihat. Konsistensi itu memang sulit dilakukan. Kita harus serius membuat jadwal, eksekusi, dan melawan rasa malas. Jika berhasil konsisten, hasilnya akan manis sekali, terangnya.
Lebih lanjut, Boy menekankan pentingnya menangkap momen. 淢omen unik dan tidak biasa itu bisa jadi nilai tambah dari foto yang saya ambil. Merek gawai tidak seharusnya menjadi hambatan untuk kita terus membuat konten, imbuhnya.
Tips Jadi Content Creator
Sementara itu, Vania Winola menjelaskan bahwa ide konten dapat muncul dari pemahaman diri sendiri. 淚de bisa muncul ketika kita paham akan diri sendiri, fleksibel dengan penonton, dan kita harus mau mendengarkan orang lain, ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa sebelum membuat konten, kreator perlu menjawab beberapa pertanyaan dasar. 淜amu suka menonton apa? Kamu suka konsep seperti apa? Nyamannya dengan kamera bagaimana? Kamu ingin dikenal seperti apa? Dan kamu butuhnya apa? imbuhnya.
Lebih lanjut, Vania menyebut ada tiga hal utama yang menjadi fokus dalam menjadi konten kreator, yakni mencari, mendengar, dan menjadi fleksibel. 淜ita cari dulu apa yang kita mau, kemudian mendengarkan masukan dari penonton karena pada dasarnya konten dibuat untuk mereka. Setelah itu, kita harus fleksibel terhadap perubahan, baik perubahan tren maupun perubahan zaman, tegasnya.
Webinar ini menargetkan civitas academica UNAIR yang berminat terjun di dunia konten kreatif. DPKKA berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan sekaligus inspirasi untuk mulai berkarya di era digital saat ini.
Penulis: Putri Andini
Editor: Khefti Al Mawalia





