51动漫

51动漫 Official Website

UNAIR Gelar Workshop Desain Portofolio Kompetensi untuk Tingkatkan Kredibilitas Mahasiswa

Dr Lutdfi Djajanto Drs MBA sedang memaparkan materi pada Workshop Desain Portofolio Kompetensi, Kamis (15/9/2022). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS- 51动漫 (UNAIR) selenggarakan Workshop Desain Portofolio Kompetensi, pada Kamis (15/9/2022). Dalam gelaran acara yang bertempat di hotel DoubleTree by Hilton Surabaya itu, turut mengundang Akademik Politeknik Negeri Malang (UNM), Dr lutdfi Djajanto Drs MBA sebagai salah satu narasumber. 

Lutdfi, sapaan akrabnya, menuturkan perlunya mahasiswa memiliki portofolio yang baik agar meningkatkan kredibilitas diri. Portofolio yang baik, sambungnya, memuat beberapa hal diantaranya kualifikasi, keterampilan, pendidikan,dan pengalaman.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Lutdfi juga menyarankan kepada pihak perguruan tinggi agar membuat portofolio institusional, yakni portofolio yang didesain dan distandarkan formatnya dari pihak perguruan tinggi. Sebab, hal itu akan menambah kepercayaan pihak luar mengenai kemampuan diri mahasiswa.

淜alau memang (portofolio, –red) digunakan untuk menunjang kredibilitas dari mahasiswa itu sendiri, menurut saya portofolio dari institusi itu lebih bagus dan dapat dipertanggungjawabkan, ucap Lutdfi kepada hadirin yang merupakan koordinator program studi se-UNAIR.

Secara teknis, Lutdfi, menyebut perlu adanya integrasi antara pembuatan portofolio oleh institusi dengan SKPI. SKPI atau Surat Keterangan Pendamping Ijazah itu sendiri merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh institusi perguruan tinggi. SKPI berisi informasi capaian akademik atau kualifikasi lulusan yang diuraikan dalam bentuk narasi.

SKPI, sambung luthfi, hanya dapat dikeluarkan dari pendidikan tinggi yang bergelar sehingga lembaga lain, seperti tempat kursus, tidak dapat mengeluarkan SKPI. Ia juga menjelaskan bahwa dalam undang-undang juga sudah mengharuskan setiap perguruan tinggi memberikan sertifikat kompetensi bagi setiap lulusannya sebagai keterangan resmi tentang kompetensi mereka sekaligus bisa digunakan untuk mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.

淪aran saya (portofolio) diintegrasikan dengan SKPI itu lebih bagus. Karena portofolio juga menjadi penunjang SKPI, ucap Lutdfi.

Sertifikasi Kompetensi

Lutdfi yang merupakan salah satu anggota tim Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) dan pengembangan pembelajaran bagi perguruan tinggi, kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi,  itu juga menjelaskan mengenai sertifikasi kompetensi sebagai pendukung portofolio. Ia menyebut sertifikasi kompetensi ialah produk hukum yang menjadi pengakuan terhadap capaian kemampuan seseorang dalam melakukan pekerjaan tertentu yang ditetapkan oleh otoritas berwenang.

Sertifikasi kompetensi, sambung Lutdfi, idealnya mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Hal tersebut karena sertifikat yang diberikan bersifat objektif melalui uji kompetensi kerja. Sertifikat kompetensi ini dibutuhkan untuk menambah kepercayaan publik terhadap portofolio yang dibuat  oleh mahasiswa atau  perguruan tinggi.

淪ertifikasi kompetensi ini dibutuhkan untuk mendukung data yang otentik dalam portofolio, terang Lutdfi.

Penulis: Haryansyah Setiawan

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT