UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) kembali melanjutkan rangkaian Galaxy Campus, program kolaborasi bersama Samsung Indonesia yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para pelaku industri kreatif. Kali ini, aktor sekaligus sutradara Reza Rahadian didapuk sebagai narasumber utama. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (21/11/2025) di ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B UNAIR.
Melalui tema Beyond the Spotlight: Reza檚 Creative Journey, Galaxy Campus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyimak perjalanan Reza yang telah berkarya selama dua dekade dalam dunia film. Reza membuka sesi dengan membagikan elemen-elemen penting yang ia pegang dalam perjalanan panjangnya membangun proses kreatif.
Langkah-Langkah Kecil
Reza kemudian menceritakan bahwa perjalanan panjangnya di dunia film lahir dari kumpulan keberanian-keberanian kecil yang ia ambil sejak awal karier. Baginya, setiap langkah sederhana justru menjadi fondasi yang menggerakkan proses kreatifnya hingga hari ini. 淢emulai sesuatu tanpa berpikir panjang tentang apakah itu akan berarti besar atau tidak. Jadi mulai aja dulu, ujarnya.

Menurut Reza, tidak ada proses yang terlalu remeh untuk dicoba. Selama seseorang memberikan usaha, komitmen, dan ketulusan, hal kecil tersebut dapat tumbuh menjadi kesempatan baru yang lebih besar. Baginya, memulai lebih penting daripada menunggu segala sesuatu menjadi sempurna.
淪aya bukan orang yang punya gagasan besar di awal. Semuanya saya mulai bit by bit, day by day, dari hal-hal kecil yang saya coba kerjakan sebaik mungkin. Tidak ada yang terlalu kecil untuk dilakukan. Tidak ada kerja keras yang tidak berarti, apalagi kalau disertai kerja cerdas dan kerja ikhlas, ungkapnya.
Ruang Baru untuk Bertumbuh
Selain keberanian memulai, Reza menekankan pentingnya konsistensi dalam berkarya. Ia kemudian bercerita mengenai alasannya baru beralih ke penyutradaraan setelah bertahun-tahun melanglang buana sebagai aktor. Ia menyebut bahwa ada proses yang ingin ia selesaikan terlebih dahulu sebelum mengambil tantangan baru. 淧ada titik tertentu, saya merasa perlu berani mengambil challenge baru. Risikonya besar. Tapi ya saya ambil saja risikonya, imbuhnya.
Reza menjelaskan bahwa berbeda dengan berakting, penyutradaraan mengharuskannya melihat keseluruhan elemen film secara utuh. Mulai dari cerita, pengambilan gambar, penyuntingan, tata suara, hingga bagaimana menciptakan ruang yang membuat para aktor merasa aman untuk mengeksplorasi peran mereka.
沦别产补驳补颈 director, yang dipikirkan jauh lebih menyeluruh. Dan pengalaman saya sebagai aktor sangat berpengaruh karena itu memberi saya ruang baru untuk kembali bertumbuh, tuturnya.
Pada akhir, Reza menegaskan bahwa perjalanan kreatif bukan soal seberapa cepat seseorang mencapai sesuatu. Melainkan tentang keberanian mencoba, konsistensi, dan kemauan mengambil risiko. Ia mengaku selalu ingin menantang dirinya agar terus bertumbuh. 淪aya tidak mudah puas, meskipun saya bersyukur. Selama masih ada ruang untuk tumbuh, saya akan terus mengejarnya, pungkasnya.
Penulis: Fania Tiara Berliana M
Editor: Yulia Rohmawati





