UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah pelaksana Program (PMM). Tepat pada Senin (16/10/2023), UNAIR sambut kedatangan mereka dengan melangsungkan Kelas Inspirasi di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Mahasiswa PMM jelas nampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan penyambutan mereka. Para mahasiswa itu bukan hanya mengikuti kelas, melainkan juga menikmati hidangan khas Jawa Timur dan alunan musik dari Harmony Band.
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak menyebut jika kali ini UNAIR menerima 390 mahasiswa PMM. Para mahasiswa tersebut berasal dari 95 perguruan tinggi berbeda di seluruh Indonesia dengan proporsi mahasiswa perempuan yang lebih dominan.
淗anya 88 yang laki-laki, sisanya 302 mahasiswa perempuan. Tentu karena mahasiswa Indonesia kebanyakan perempuan, sudah saatnya pemimpin Indonesia adalah srikandi-srikandi bangsa ini, sambutnya.
Bersama Gubernur Jatim
Salah satu sosok srikandi bangsa yang patut jadi panutan adalah Doctor Honoris Causa Khofifah Indar Parawansa MSi. Gubernur Jawa Timur itu secara khusus datang menyambut mahasiswa PMM sekaligus membagikan kisah inspiratifnya hingga menjadi sosoknya saat ini.
Dalam kesempatan itu, ia bercerita bahwa keinginannya untuk menjadi salah satu pejabat negara tumbuh semenjak kelas 4 SD. Saat itu, ia mendengar bahwa dengan menjadi seorang pejabat, ia akan berkesempatan untuk masuk ka檅ah dan dengan polos memercayainya.
淪ampailah kemudian kelas 4 SD, saya ada pikiran untuk jadi pejabat karena pengen masuk ka檅ah. Katanya yang mau masuk ka檅ah itu harus jadi pejabat, ungkapnya.
Siapa sangka, harapan sederhana masa kecilnya itu justru membawanya ke puncak kariernya sebagai orang nomor satu di Jawa Timur. Kendati demikian, ia juga sadar perlu kerja keras dan bukan hal instan atau hadiah yang tiba-tiba ia dapatkan.
淭ulis kuat-kuat di hati kita, be yourself and do the best. Siapa yang ingin mencapai cita-citanya dia harus kerja keras. Jadi jangan mengharapkan hadiah dari langit, imbuhnya.
Satu hal yang senantiasa ia pelajari dalam hidupnya adalah akan ada nilai tambah yang ia dapatkan dalam setiap pertemuan. Maka dari itu, ia berpesan pada semua mahasiswa yang hadir tidak berhenti belajar dari setiap momen pertemuan dalam hidup mereka.
淪etiap pertemuan, setiap interaksi, akan ada nilai tambah ketika kita pandai mencari hikmah dalam setiap pertemuan itu, tutupnya. (*)
Penulis: Muhammad Badrul Anwar
Editor: Nuri Hermawan





