UNAIR NEWS – Berkunjung ke perguruan tinggi adalah salah satu cara untuk mengenal atmosfer kehidupan kampus. 51动漫 kerap kali menjadi jujugan kunjungan pelajar tingkat SMA/SMK/sederajat, baik dari Surabaya maupun wilayah lain di Indonesia.
Sebanyak 50 siswa dan 5 guru pendamping dari Madrasah Aliyah Unggulan Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Siwalankerto, Surabaya, bertamu ke UNAIR untuk mendapatkan informasi seputar penerimaan mahasiswa baru dan kehidupan kampus, pada Senin (18/4). Mereka diterima oleh Sekretaris Pusat Informasi dan Humas UNAIR Dr. drh. Bimo Aksono, MS, dan staf Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru UNAIR Budiarto, drh., MP.
Perwakilan guru pendamping Karno Abdul Karim, dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuannya ke UNAIR adalah untuk memberikan gambaran kehidupan kampus kepada siswa-siswinya. Menurutnya, para pelajar kelas XI masih belum mempunyai bayangan mengenai perguruan tinggi.
淜etika anak-anak ini ditanya, mau lanjut kuliah di mana, mereka masih belum bisa menjawab. Oleh karena itu, kami mengajak murid-murid kami ke UNAIR. Mohon mereka diberikan informasi tentang kehidupan kampus, ujar Karno.
Menanggapi maksud dan tujuan kunjungan itu, Bimo mengatakan kepada audiens bahwa sivitas akademika UNAIR senantiasa memberikan air amerta kepada masyarakat.
淪esuai dengan logo UNAIR, yaitu burung garuda yang membawa air amerta atau air kehidupan. Dalam konteks ini, air kehidupan yang dimaksud adalah ilmu pengetahuan. Jadi, siapapun yang butuh ilmu pengetahuan, silakan datang ke UNAIR, tutur Bimo.
Staf pengajar pada Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR itu memberikan motivasi kepada pelajar madrasah aliyah seputar kehidupan akademik di UNAIR.
淯NAIR sering menang pada kompetisi MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran). Faktor kekuatannya adalah banyaknya mahasiswa UNAIR dari lulusan pondok yang mengikuti kompetisi seperti MTQ. Semoga UNAIR menjadi pilihan utama dan adik-adik bisa diterima di UNAIR, imbuh Bimo. (*)
Penulis : Defrina Sukma S.
Penulis : Binti Q. Masruroh





