n

51动漫

51动漫 Official Website

UNAIR Siap Berkolaborasi Secara Intensif dengan Australia Barat

australia barat
UNAIR Siap Berkolaborasi Secara Intensif dengan Australia Barat. (Foto: Helmy Rafsanjani)

UNAIR NEWS Rektor 51动漫 Prof. Dr. Mohammad Nasih bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo menandatangani nota kesepahaman di bidang pendidikan. Kerjasama tersebut merupakan komitmen pemerintah dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas di bidang pendidikan dan riset.

Selain UNAIR, penandatanganan kerjasama juga dilakukan oleh sembilan perguruan tinggi negeri di Jatim dan disaksikan oleh Menteri Kerjasama Negara-negara Asia Australia Barat Bill Johnston di Gedung Grahadi, Rabu (27/9). Kerjasama ini merupakan komitmen kedua pemerintah daerah sebagai sister province antara Australia Barat dan Jawa Timur.

淧ertama, kerjasama di tingkat provinsi (Jatim) dengan state (Australia Barat) kerjasama yang lebih baik lagi di bidang pendidikan. Mulai dua tahun lalu, sudah dimulai penjajakan. Akhirnya, hari ini kita tidak ingin UNAIR saja, tetapi juga semua universitas negeri di Jatim ikut bekerjasama dengan universitas di Australia Barat, tutur Nasih.

Bentuk kerjasama yang dijalin UNAIR dengan perguruan tinggi di Australia Barat adalah kolaborasi pendidikan, mobilitas akademik, dan publikasi riset. Menurut Nasih, ada sejumlah fokus yang akan didorong oleh UNAIR dan universitas mitra. Salah satunya adalah pendidikan inklusif bagi kalangan disabilitas.

淜ita siapkan beasiswa untuk dosen muda kita. Untuk program-program seperti pendidikan inklusif akan diikuti oleh Valina Khiarin Nisa, imbuhnya.

Valina adalah dosen muda Fakultas Psikologi yang akan melanjutkan studi master di Universitas Australia Barat. Perempuan berhijab itu merupakan satu-satunya penerima beasiswa S-2 dari Pemerintah Australia yang akan studi soal tuna rungu.

Selain soal pendidikan, UNAIR juga akan melakukan riset dengan peneliti universitas mitra. Sejumlah potensi topik riset di antaranya adalah pangan, kesehatan, dan lingkungan.

淜ita punya banyak subject (topik). Di bidang pangan, ada Fakultas Kedokteran Hewan yang akan kita dorong dan kembangkan karena Australia juga potensial di bidang pangan, protein, dan perdagingan. Di bidang kesehatan juga, selama ini UNAIR dengan Australia-Indonesia Centre berkolaborasi riset soal perubahan iklim, aspek lingkungan, dan kesehatan. Ini juga yang akan kita dorong dengan teman-teman di Australia Barat, terang Rektor.

Bill Johnston menyampaikan, saat ini ada lebih dari 900 mahasiswa Indonesia yang studi di Australia. Ia lantas berharap, kolaborasi antara kedua provinsi tak hanya berkisar pada bidang akademik tetapi juga kebudayaan.

淪aya ingin ada kerjasama tentang kebudayaan dan keberagaman. Menurut saya, kita bisa kaya dan kuat karena berakar dari keberagaman, ujar Bill Johnston.

Penulis: Defrina Sukma S

Editor: Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT