UNAIR NEWS – berkolaborasi dengan gelar Seminar bertajuk Hilirisasi Penggerak Ekonomi Baru: Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Dunia Usaha. Kegiatan itu berlangsung pada Jumat (17/10/2025) bertempat di Ruang Mahapahit, ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa – B.
Peran Kampus dalam Hilirisasi
Dalam Sambutannya, Wakil Rektor Bidang Ekosistem Entrepreneurial dan Pengembangan Bisnis, Prof Dr Drs Koko Srimulyo MSi menegaskan bahwa hilirisasi merupakan satu kunci penting untuk kemajuan bangsa. Pemerintah Indonesia menempatkan hilirisasi sebagai sumber daya alam dan strategi utama.
淗ilirisasi merupakan instrumen kunci untuk menaikkan nilai tambah komoditas, memperluas industri, menciptakan jutaan lapangan pekerjaan, serta melepaskan Indonesia dari ketergantungan impor. Hilirisasi mencakup sektor pertambangan, pertanian, kehutanan, kelautan adalah langkah yang berani menuju negara industri berdaya saing global, jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran universitas dalam menciptakan kolaborasi dalam sektor usaha dan lainnya. UNAIR siap memberikan tiga kontribusi sentral guna mendukung bagi ekosistem ini.
淧ertama, UNAIR siap menghasilkan riset-riset yang dapat menyelesaikan tantangan industri hilir. Mulai dari energi baru terbarukan hingga pengolahan komoditas unggulan. Kedua, UNAIR siap mencetak lulusan dengan sumber daya unggul, tidak hanya menguasai teori tapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan keterampilan teknis yang dibutuhkan oleh industri hilir yang kompleks. Ketiga, UNAIR berkomitmen menjadi fasilitator yang menjembatani kesenjangan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan praktis dunia usaha, imbuhnya.
Big Push dengan Hilirisasi dan Kolaborasi
Sejalan dengan Koko, Prof Dr Muhamad Nafik Hadi Ryandono SE MSi selaku perwakilan Satgas hilirisasi menjelaskan pentingnya hilirisasi bagi kemajuan bangsa. Hilirisasi adalah salah satu big push untuk mendorong perekonomian dapat bergerak.
淧engangguran meningkat tajam, kemiskinan cukup tinggi, dan kesenjangan ekonomi cukup besar. Kita tidak menerima banyak benefit dari mengekspor selian nilai ekonomis. Makanya pemerintah sekarang melakukan big push dengan hilirisasi, paparnya.
Prof Nafik menambahkan bahwa kampus memiliki peran penting untuk mendukung hilirisasi. Kampus sebagai wadah untuk berkolaborasi serta terciptanya solusi dari riset-riset yang sudah dilakukan.
淧erguruan Tinggi harus berkolaborasi dengan dunia usaha maupun pemerintah untuk menghasilkan solusi dari dampak negatif. Jadi kita tidak menghindari dampak negatif, tetapi mencari solusi dari permasalahan tersebut. Perlu adanya kepercayaan diri agar kita mampu mengelola sumber daya alam dengan adanya berkolaborasi yang menciptakan solusi terkait masalah yang sedang dihadapi Indonesia, tutupnya.
Penulis: Putri Andini
Editor: Khefti Al Mawalia





