51动漫

51动漫 Official Website

UNAIR Teken Kerja Sama Riset Teknologi dengan Produsen Ponsel Pintar OPPO

Pertemuan UNAIR dan OPPO yang berlangsung daring pada Senin (19/6/2023). (Foto: Istimewa)
Pertemuan UNAIR dan OPPO yang berlangsung daring pada Senin (19/6/2023). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) melalui menjalin kerja sama riset teknologi dengan produsen ponsel cerdas terkemuka asal Tiongkok, OPPO. Jalinan kerja sama itu secara resmi berlangsung pada Senin (19/6/2023) melalui pertemuan secara daring. Turut hadir dalam pertemuan itu, Kurniawan Wibowo selaku Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou, Cina.

Wakil Dekan III FTMM UNAIR, Prof Dr Retna Apsari, MSi mengatakan bahwa kerja sama itu merupakan inisiasi dari FTMM sebagai tindak lanjut atas tawaran . Melalui kerja sama tersebut, UNAIR akan membantu OPPO dalam pengembangan teknologi ponsel dengan memberikan dukungan di bidang software engineering.

淜erja sama ini adalah permintaan dari OPPO, ya. Jadi nantinya kita akan bekerja sama dalam bidang software engineering yang support dengan teknologi dan pengembangan ponsel, ujar Prof Retna.

Tingkatkan Branding

Kerja sama dengan salah satu produsen ponsel pintar terkemuka tentu saja menjadi kesempatan emas. Melalui kerja sama riset itu, sebut Prof Retna, UNAIR dan FTMM dapat meningkatkan branding yang lebih luas, baik di kancah nasional maupun internasional.

淜erja sama ini nantinya juga akan membantu kita untuk membangun branding FTMM khususnya dan UNAIR pada umumnya di level nasional dan internasional, ucap Prof Retna.

Di samping itu, Prof Retna menyebut bahwa riset kolaborasi ini juga dapat menjadi pintu masuk bagi para dosen, peneliti, maupun mahasiswa UNAIR untuk memaksimalkan potensi di bidang terkait. Kerja sama ini juga akan menjadi pintu masuk UNAIR untuk melebarkan sayapnya dalam bekerja sama dan publikasi bersama industri multinasional.

淗arapannya riset kolaborasi menjadi pintu masuk untuk peningkatan kualitas dosen, kualitas mahasiswa, branding UNAIR, dan publikasi bersama industri, tambahnya.

Pada akhir, Prof Retna berharap agar kerja sama riset ini terus berlanjut. Bahkan jika memungkinkan kerja sama ini dapat dilanjutkan dengan praktik kerja lapangan pada perusahaan multinasional. Nantinya, kerja sama tersebut menunjang branding UNAIR sebagai world class university.

淗arapannya jika memungkinkan, semoga riset kolaborasi ini bisa dilanjutkan dengan praktik kerja lapangan dan magang industri di industri internasional. Sehingga, gol akhirnya nanti akan menunjang world class university UNAIR, capaian IKU (indikator kinerja utama), dan IKT (indikator kinerja tambahan) UNAIR termasuk MBKM tentunya,” tandasnya.

Penulis: Yulia Rohmawati

Editor: Binti Q Masruroh

AKSES CEPAT