UNAIR NEWS 51动漫 kembali terpilih menjadi tuan rumah road show kompetisi Eagle Award 2017, setelah sebelumnya menjadi tuan rumah di tahun 2013. Kompetisi bergengsi film dokumenter ini menjadi salah satu kompetisi yang dinantikan sineas di Indonesia. Kompetisi tersebut rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 27 April mendatang.
淚de manarik menjadi hal utama pada kompetisi ini. Kurang mengerti secara teknis tidak menjadi persoalan. Nantinya 10 besar terbaik akan diundang langsung Metro TV untuk pitching forum, kata Syahrir Akbar selaku program koordinator Eagle Awards Documentary Competition.
Ditemui di ruang Pusat Informasi dan Humas 51动漫, Syahrir mengatakan bahwa Eagle Awards Documentary Competition merupakan program yang mengkolaborasikan antara pendidikan, produksi, dan kompetisi. Selain itu juga sebagai sebuah upaya untuk merekam dan menafsirkan Indonesia.
淚ni menjadi wadah untuk mendorong kaum intelektual muda Indonesia agar bisa merespon isu-isu di sekitarnya melalui sebuah film dokumenter, jelasnya. 淒ulu juga ada salah satu finalis dari Jawa Timur yang mengangkat cerita megenai lumpur lapindo, imbuhnya.
Menambahkan pernyataan Syahrir, Ketua PIH UNAIR Drs. Suko Widodo, M.Si., menyambut baik tawaran dari salah satu televisi swasta nasional tersebut. Baginya ini adalah momen berharga bagi mahasiswa UNAIR khususnya untuk menggali gagasan dan kreatifitasnya.
淚ni sebuah kehormatan dalam penyelenggaran event yang bergensi. UNAIR juga mendorong kompetisi-kompetisi bagi anak muda Indonesia. Adanya kompetisi ini diharapkan dapat menstimulasi pikirian-pikiran prestatif, ucap Suko. 淭ahun ini UNAIR menjadi tuan rumah, anak-anak UNAIR harus memanfaatkan momen ini untuk terus berprestasi, tutupnya.
Penulis : Helmy Rafsanjani
Editor : Nuri Hermawan





