UNAIR NEWS Suatu organisasi tidak akan berjalan dengan maksimal jika antar anggota tidak bisa saling bekerja sama. Tentunya, kerja sama antar anggota tidak akan terjalin jika sesama anggota tidak mengenal satu sama lain. Malah akan mengakibatkan terpecahnya suatu organisasi.
Mengenai hal itu, Organisasi Bidikmisi 51 (AUBMO, -red) mengadakan kegiatan upgrading untuk pengurus AUBMO periode 2018 yang bertema Rapatkan Barisan untuk Nyalakan Lentera AUBMO. Kegiatan yang dikemas dengan edukasi dan permainan tersebut diselenggarakan pada Jumat, 20-22 April 2018 di Villa Wahyu Pacet, Mojokerto.
Tujuan diadakannya upgrading ini adalah untuk merekatkan antar pengurus sehingga saling kenal dan akrab serta tercipta komunikasi yang baik, ucap Ismi C P sebagai penanggung jawab pada kegiatan itu.
Dibuka dengan berdoa bersama, panitia kemudian memberikan tantangan kepada setiap peserta untuk menuliskan seluruh nama anggota AUBMO periode tahun 2018. Dari hal itu, diharapkan peserta dapat mengetahui sejauh mana setiap anggota mengenali anggota yang lainnya.
Keesokan harinya, pada hari kedua kegiatan tersebut diisi dengan berbagai materi. Hadir sebagai pemateri pertama, Tri Himaniar selaku wakil ketua AUBMO periode tahun 2015. Dalam paparannya, Niar, sapaan akrabnya menyampaikan bahwa dalam organisasi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) perlu terus dikaji.
Manusia dengan berjalannya waktu akan terus berubah. Pola pikir dan hati manusia selalu berkembang, oleh karena itu kita tidak bisa berpaku pada aturan yang sama, ujarnya.
Setelah itu, Mohammad Nur Rouf selaku ketua AUBMO periode tahun 2018 juga menyampaikan mengenai visi misi Kabinet Lentera yang dipimpinnya saat ini. Rouf menjelaskan bahwa komunikasi baik antar anggota maupun dengan civitas akademika harus terjalin dengan baik. Selanjutnya komitmen anggota juga harus terus ditekankan.
AUBMO adalah organisasi besar, namun akan terlapau kecil jika kita masih memiliki kepentingan atasnya, ucapnya.
Pada hari terakhir, kegiatan tersebut diisi dengan permainan yang mengandung nilai mengenai apa saja yang harus dilakukan ketika berorganisasi. Turut hadir sebagai pemateri terakhir Irsyad Qoriin selaku Ketua AUBMO periode 2016 menutup kegiatan itu. Dihadapan seluruh peserta Irsyad menceritakan mengenai sejarah AD/ART AUBMO secara detail dan cara mengamandemen AD/ART.
AUBMO adalah organisasi kultur yaitu organisasi yang selalu terhubung dengan masa lalu serta tidak pernah melupakan para pendahulunya, pungkasnya.
Penulis: M. Najib Rahman
Editor: Nuri Hermawan





