UNAIR NEWS Malaysian Invention and Design Society (MINDS) dan CIS mengadakan World Young Invention Exhibition (WYIE) Competition 2023 di Malaysia pada Selasa (9/5/2023) hingga Minggu (14/5/2023). Kompetisi itu merupakan ajang untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk inovasi yang kreatif dengan daya guna tinggi dalam kancah internasional. Salah satunya adalah tim Gelatah 51动漫 (UNAIR).
Mereka berhasil meraih medali silver dalam kompetisi tersebut. Tim itu terdiri dari mahasiswa Abdul Rohman, Vita Amalia Hidayati, dan Arfian Mulia Bagus Arijanto, serta Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Kariza Makanti.
Keunggulan Inovasi Gelatah
Vita Amalia selaku perwakilan tim menceritakan bahwa dalam kompetisi ia bersama timnya membawa inovasi berupa produk bernama Gelatah (Gel Minyak Jelantah). Gel itu memiliki fungsi sebagai penghangat makanan praktis yang hemat dan ramah lingkungan.
淜ami membawa produk komersial yaitu Gelatah, gel minyak jelantah dari olahan minyak jelantah sebagai penghangat makanan praktis, hemat, dan ramah lingkungan, ungkapnya.
Produk itu, sambung Vita, berangkat dari permasalahan penumpukan limbah minyak jelantah di Indonesia dan Malaysia. Di sisi lain, mereka melihat bahwa limbah minyak jelantah itu memiliki potensi untuk diubah menjadi hal baru dan bermanfaat. Salah satunya adalah produk Gelatah itu.
淧roduk ini ada karena banyaknya potensi minyak jelantah di Indonesia dan Malaysia hingga terjadinya penumpukan limbah minyak jelantah berlebih. Dari sini lah kami menginisiasikan membuat olahan dari minyak jelantah yang sangat berguna bagi kebutuhan rumah tangga, sambungnya.
Harga dan Pasaran Gelatah
Produk Gelatah sudah bisa terjangkau melalui berbagai platform dengan harga Rp 10.000,00. Dengan harga tersebut, mereka menawarkan banyak keunggulan bagi penggunanya.
淧roduk ini sudah bisa didapatkan di Instagram, Facebook, Shopee, dan Tokopedia dengan harga Rp10.000,00. Ia bisa tahan hingga tujuh jam dengan waktu awal masak air kapasitas satu liter 7 hingga 15 menit untuk mendidih dan api stabil tanpa menimbulkan jelaga maupun leaking. Produk telah transesterifikasi dan teruji klinis, jelasnya.
Tim Gelatah berharap bahwa produk yang mereka ciptakan dapat menjadi salah satu produk untuk menjawab permasalahan terkait penumpukan minyak jelantah,. Tim Gelatah juga berharap produk Gelatah dapat dipasarkan dan disebarluaskan dalam untuk keperluan komersial.
淪emoga produk kami bisa segera komersial di toko dan supermarket yang ada di Indonesia dan luar negeri, pungkasnya.
Penulis: Muhammad Badrul Anwar
Editor: Khefti Al Mawalia





