UNAIR NEWS – Modern ini, Artificial Intelligence (AI) telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kemudahan. Untuk itulah, mahasiswa 51动漫 (UNAIR) yakni Yulia Rohmawati dan Raselly Elfa Putri berinovasi menggunakan kecanggihan tersebut untuk meningkatkan aksesibilitas wisata, khususnya bagi wisatawan disabilitas.
Inovasi ini mereka tuangkan dalam karya tulis dengan inovasi bernama T橪USUROBOYO, yang berhasil meraih perak pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Az-Zahrawi pada Rabu (19/07/2023).
Kemudahan Berwisata bagi Disabilitas
淛adi aplikasi basis AI ini tujuannya untuk mempermudah akses para penyandang disabilitas untuk mengunjungi destinasi di Surabaya, ungkap Yulia dalam menceritakan gagasan yang diusung pada gelaran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FKG Universitas Muhammadiyah Surakarta tersebut.
Berkat pemanfaatan teknologi Geolocation dan Haversine dalam sistem tersebut, pengguna dapat melakukan perhitungan jarak dari lokasi tujuan. Tak hanya itu, Surabaya yang kaya akan sejarah dimanfaatkan sebagai salah satu daya tarik yang menjadi keunggulan aplikasi ini.
淎plikasi ini memberikan informasi tentang budaya serta sejarah Kota Surabaya. Kami juga punya beberapa pilihan fitur yang memudahkan penyandang pengguna disabilitas untuk mengakses aplikasi, jelas mahasiswa (FIB) itu.
Yulia berharap suatu saat gagasan tersebut dapat terealisasi, utamanya menyangkut pariwisata inklusif di Kota Surabaya.
Berpengalaman dan Berprestasi
Sebagai informasi, Yuli dan Raselly memang kerap menyabet berbagai penghargaan karya tulis ilmiah. Kemenangan ini menjadi hal yang mengesankan. Sebab, selain untuk mengisi waktu liburan semester, pengumuman juara ini juga bertepatan dengan ulang tahun Raselly.
淪emoga hasil ini bisa terus memacu kami untuk meningkatkan prestasi lagi dan lagi. Dan semoga saja hasil ini bisa membawa berkah juga bagi kami di kemudian hari, sebutnya soal gagasan untuk memudahkan wisatawan disabilitas tersebut.(*)
Penulis : Stefanny Elly
Editor : Binti Q. Masruroh





