51动漫

51动漫 Official Website

Usung Urban Farming Empowerment Mahasiswa SIKIA UNAIR Banyuwangi Sabet Juara III dalam Ajang Esai Nasional

Perwakilan Tim BANFAREM saat presentasi dalam Ajang Competition of Agronomy. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dua ksatria airlangga. Mereka adalah Afan Alfayad dan Anggi Alung Prasasti mahasiswa Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA), 51动漫, Banyuwangi. Dalam ajang Competition of Agronomy (N-COMY) yang diadakan oleh Universitas Jember, mereka berhasil menyabet juara III dengan mengusung gagasan BANFAREM (Urban Farming Empowerment): Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kader Mahasiswa Guna Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan di Provinsi DKI Jakarta.

Afan Alfayad selaku ketua tim menyebutkan bahwa gagasan BANFAREM dilatarbelakangi dari rendahnya ketahanan pangan dan tingginya angka kemiskinan di Jakarta.

淒isamping tingginya kemiskinan dan rendahnya indeks ketahanan pangan, Indonesia juga memiliki potensi mahasiswa yang dapat mengambil peran sebagai kader dalam pemberdayaan urban farming dalam upaya peningkatan kemandirian pangan dan penurunan angka kemiskinan di Provinsi Jakarta, ujarnya pada Jumat (12/8/2022).

BANFAREM sendiri merupakan sebuah pemberdayaan yang ditujukan kepada masyarakat perkotaan usia produktif. Afan mengungkapkan bahwa pemberdayaan tersebut akan terbagi menjadi lima tahapan.

淧emberdayaan ini akan dibagi dalam beberapa tahapan diantaranya tahap perekrutan mahasiswa atau kader, tahap pelatihan, tahap pelaksanaan program, tahap monitoring dan evaluasi, dan tahap penjualan hasil pangan nabati, jelasnya.

Kedepannya pemberdayaan tersebut akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Tak hanya itu, untuk mengoptimalkan keterampilan kader, BANFAREM juga akan bekerja sama dengan dinas setempat.

淧elatihan kader yang akan dibimbing langsung oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Dinas Pertanian Provinsi dalam pemberian edukasi terkait pertanian lahan sempit di kota metropolitan yang memadai, tutur Afan mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat.

Adanya gagasan tersebut, sambung Afan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu inovasi dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai proyek kemanusiaan untuk diimplementasikan bersama mahasiswa.

Pada akhir, Afan berharap agar ia dan timnya dapat terus berinovasi dan memberikan alternative pemecahan masalah terhadap permasalahan yang ada di Indonesia.

Penulis: Indah Ayu Afsari

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT