Al-Quran adalah prioritas
UNAIR NEWS – Sempat terpikir menjadi mahasiswa Kedokteran, Sirojuddin Kholil Muhammad kini lulus dari prodi Teknik Biomedis dengan predikat wisudawan berprestasi. Ia mewakili Fakultas Sains dan Teknologi padaperiode 245 51. Ia tetap mengutamakan agama meski sibuk di berbagai kegiatan selama menjadi mahasiswa, mulai dari kompetisi ilmiah, olimpiade, hingga organisasi.
Udin, sapaan akrabnya, pernah membawa UNAIR meraih juara 3 Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI) pada 2023. Di tahun yang sama ia juga meraih perunggu dalam Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) bidang Biologi. Terbaru, Udin juga menyabet perak pada gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37 pada kategori PKM-Riset Eksakta (PKM-RE).
Fakta menarik di balik segudang prestasinya, Udin juga merupakan seorang penghafal Al-Quran. Ia menjadi mahasiswa UNAIR yang lolos lewat jalur tahfidz Quran. Bagi Udin, di tengah kesibukan perkuliahan dan aktivitas lain, ibadah tidak boleh seseorang tinggalkan. Oleh karena itu, ia berkata terkait pentingnya manajemen tenaga, sistem, dan waktu. Percaya deh, kalau agama udah diprioritasin yang lain gampang, ujarnya.
Selain itu, sebelum mengambil langkah yang lebih besar, Udin juga selalu memastikan untuk mengevaluasi kesiapan diri. Aku itu tipe orang yang coba benahi diri sendiri. Kalau udah aman, baru lanjut. Jadi di semester awal itu fokus memperbaiki IPK, kalau udah merasa mampu baru coba organisasi, coba yang lain. Setiap tahun aku juga evaluasi, mana yang perlu dikurangi, mana yang perlu ditambah, ungkapnya.
Kini Udin sudah bekerja di Siemens, sebuah perusahaan dengan fokus industri, infrastruktur, transportasi, dan perawatan kesehatan. Ia menjadi salah satu yang berhasil lolos dari 800 pendaftar. Menurutnya, semua capaian ini juga berkat dorongan dan motivasi dari keluarganya. Dukungan saudara dan orang tua menjadi motivasi bagi Udin untuk menjadi sosok yang lebih baik. Udin adalah bukti bahwa kehidupan beragama dan meraih prestasi dapat berjalan berdampingan dengan baik.
Penulis: Afifah Alfina
Editor: Edwin Fatahuddin Ariyadi Putra





