51

51 Official Website

Workshop SAPA Grajagan Dorong Penguatan Pariwisata Berkelanjutan

UNAIR NEWS – Tim BBK 7 51 (UNAIR) menyelenggarakan workshop bertajuk SAPA Grajagan (Sapta Pesona dan Digitalisasi Pariwisata Grajagan) sebagai upaya mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Pantai Patuk, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selain menikmati keindahakan Pantai, di kawasan ini juga dikenal memiliki potensi wisata unggulan berupa wisata pancing dan Keramba Jaring Apung (KJA) yang menjadi primadona bagi pengunjung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Kantor Forum Peduli Tanah Pusaka yang berada di sekitar kawasan Pantai Patuk.

Workshop ini difokuskan pada sosialisasi penerapan prinsip Sapta Pesona serta pendampingan digitalisasi dasar pariwisata melalui pemanfaatan Google Maps. Program tersebut menjadi langkah awal dalam mendukung pembangunan, pengembangan, dan pemasaran wisata Pantai Patuk agar lebih tertata, aman, dan mudah diakses oleh wisatawan.

Kegiatan ini melibatkan Tim BBK 7 UNAIR Desa Gragagan, KUB (Kerja Usaha Bersama) selaku pengelola wisata Pantai Patuk, serta Forum Peduli Tanah Pusaka yang dihadiri oleh ketua, sekretaris, dan bidang-bidang pendukung lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun pariwisata berbasis kolaborasi masyarakat.

Program SAPA Grajagan turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8, yakni Decent Work and Economic Growth. Dukungan ini diwujudkan melalui audit kondisi layanan dan fasilitas wisata, sosialisasi, serta pelatihan berbasis praktik dengan pendampingan langsung, sehingga masyarakat lokal berperan sebagai subjek utama perubahan.

Ketua KUB Pantai Patuk, Sunoto, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Program ini sangat baik untuk penerapan jangka panjang. Pengelola dilibatkan langsung, sehingga ke depan pengembangan wisata bisa berjalan beriringan antara masyarakat, pengelola, dan investor. Kami berharap pengelola tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berkembang bersama, ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan SAPA Grajagan diharapkan mampu membentuk fondasi pengelolaan pariwisata yang aman, tertib, dan berbasis digital, sekaligus meningkatkan kapasitas pengelola lokal dalam menghadapi perkembangan wisata di masa mendatang. Keberlanjutan program ini berpotensi mendorong peningkatan kualitas layanan, memperluas jangkauan promosi wisata, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih inklusif bagi masyarakat Desa Grajagan secara berkelanjutan.

Penulis : M. Aditya Roihanul Iza (Ketua BBK 7 Desa Grajagan)

AKSES CEPAT