UNAIR NEWS – Dewasa ini, banyak sekali ilmu baru yang masuk dan berkembang di Indonesia. Seperti halnya ilmu ekonomi dan keuangan syariah yang mendapatkan perhatian positif selama tiga decade, baik dari nasional maupun internasional. Namun, dalam bidang riset, ekonomi dan keuangan syariah Indonesia relatif belum dikenal cukup baik oleh dunia internasional.
Oleh karena itu, Departemen Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga bersama dengan Komite Nasional Keunangan Syariah (KNKS) mengadakan workshop publikasi ilmiah yang dilaksanakan pada Rabu (11/9/19). Workshop bertema 楳eningkatkan Kualitas dan Kuantitas Publikasi Ilmiah Bagi Akademisi Keuangan dan Ekonomi Islam di Jawa Timur itu dilaksanakan di Meeting Room Hotel Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya.
Dr. Atina Shofawati, S.E., M.Si., selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa pemilihan tema tersebut karena literasi keuangan syariah di Indonesia masih rendah dibandingkan literasi keuangan konvensional.
淗arus banyak dilakukan riset dan publikasi ilmiah di bidang keuangan dan ekonomi Islam untuk edukasi market, ujar Atina.
Ada banyak manfaat bagi dosen dengan diadakan workshop tersebut. Salah satunya adalah diseminasi riset penelitian di samping pendidikan dan pengabdian masyarakat sebagai tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerj asama perguruan tinggi dengan pemangku kebijakan seperti Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) akan semakin meningkatkan peluang edukasi market keuangan dan ekonomi Islam di Indonesia.
Atina menambahkan, peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, yakni dari Madiun, Tulungagung, Kediri, Surabaya, Malang, Jombang, Gresik, Probolinggo, Jember, Pamekasan, Madura, dan Bnyuwangi. Adapun perguruan tinggi yang ikut serta Antara lain Universitas Hasyim Asy檃ri Tebu Ireng Jombang, Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, dan Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong Probolinggo.
Selain itu, untuk enam bulan ke depan, peserta workshop harus melaporkan artikelnya yang telah submit di jurnal Scopus atau Sinta 2. Dan untuk 12 bulan ke depan, peserta harus melaporkan artikelnya sudah dipublikasikan ke UNAIR dan KNKS. 淛adi, workshop 1 hari. Tapi monitoring luaran workshop sampai 1 tahun, ujarnya.

Diharapkan, workshop tersebut dapat meningkatkan publikasi ilmiah di bidang keuangan dan ekonomi Islam bagi akademisi, khususnya di Jawa Timur, pada jurnal terindeks Scopus dan minimal Sinta 2.
淟uaran dari acara ini adalah meningkatkan publikasi ilmiah di bidang keuangan dan ekonomi Islam bagi, akademisi khususnya di Jawa Timur pada jurnal terindeks Scopus dan minimal Sinta 2, pungkasnya. (*)
Penulis: Asthesia Dhea Cantika
Editor: Binti Q Masruroh





