UNAIR NEWS Sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini, mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51 menggelar program yang bernama GIGIT KUMAN yaitu Gerakan Integrasi Gigi Sehat dan Tangan Bebas Kuman yang dilaksanakan dalam dua kali pelaksanaan. Pelaksanaan pertama digelar di UPT SD Negeri 268 Gresik pada hari Kamis (15/01/2026) dengan sasaran siswa-siswi SD kelas 4 hingga 6, sedangkan pelaksanaan kedua diadakan pada hari Jumat (23/01/2026) untuk anak-anak PAUD di Desa Sedagaran, Sidayu, Kota Gresik.
Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga kebersihan gigi dan mulut yang kita tahu sering menjadi sumber infeksi bakteri dan penyakit pada anak-anak. Program edukasi kesehatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 siswa-siswi kelas 4, 5 dan 6 UPT SD Negeri 268 Gresik. Program GIGIT KUMAN dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, mencuci tangan dengan benar, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini dinilai penting mengingat kebiasaan hidup bersih perlu ditanamkan sejak usia dini agar berdampak positif bagi kesehatan jangka panjang.
Kegiatan GIGIT KUMAN berfokus pada sosialisasi kesehatan gigi dan praktik hidup bersih sejak dini. Siswa-siswi sekolah dasar diberikan materi tentang cara menjaga kesehatan gigi serta mencuci tangan yang baik dan benar sesuai enam langkah standar WHO. seperti menyikat gigi bersama dan latihan mencuci tangan dengan cara yang benar. Penyampaian materi juga diselingi dengan kegiatan bernyanyi lagu edukatif tentang cara menyikat gigi dan mencuci tangan guna meningkatkan antusiasme peserta.Tidak hanya sekadar penyampaian teori, kegiatan ini juga menghadirkan praktik langsung, seperti menyikat gigi bersama dan latihan mencuci tangan dengan cara yang benar.
Sebagai puncak kegiatan, kami mengadakan kuis interaktif seputar materi yang telah disampaikan. Anak-anak yang berani menjawab pertanyaan dan maju ke depan diberikan hadiah dan doorprize sebagai bentuk apresiasi. Doorprize yang dibagikan berupa alat sikat gigi serta doorprize rahasia, yang bertujuan untuk memotivasi peserta agar lebih aktif dan berani berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Ibu Sunarsih, Kepala Sekolah UPT SD Negeri 268 Gresik, mengapresiasi program ini. Program GIGIT KUMAN sangat bermanfaat bagi siswa. Edukasi tentang kebersihan gigi dan PHBS memang harus dikenalkan sejak dini agar anak-anak terbiasa hidup bersih dan sehat, ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi penutupan dan foto bersama sebagai dokumentasi. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta peningkatan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan tangan serta menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program GIGIT KUMAN, mahasiswa BBK 7 51 turut mendukung pencapaian SDGs poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak-anak sejak dini, sekaligus menjadi wujud nyata semangat Kampus Berdampak melalui peran aktif mahasiswa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan, aplikatif, dan berkelanjutan.
Penulis: Jasmine Khansa P. R, Yulia Nur Hamidah





