UNAIR NEWS – Sebanyak 329 peserta dari SMAN 6 Malang memenuhi Aula Kahuripan Kampus C, 51动漫 (UNAIR), Senin siang (23/10). Para siswa mendapat pengarahan dari Pusat Informasi dan Humas (PIH) serta Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR dalam rangkaian acara kunjungan ke sana.
Pada awal acara, agar lebih bersemangat, mereka meneriakkan yel-yel 漋idyagata-Bisa. Saat ditanya soal yel-yel tersebut, Alviando, salah seorang siswa, menerangkan bahwa 漋idyagata-Bisa bermakna 漝atang untuk mencari ilmu.
Bagi UNAIR, Oktober dan November merupakan bulan yang paling padat. Sebab, bulan tersebut merupakan jadwal langganan kunjungan SMA ke UNAIR.
Bagi SMAN 6 Malang, kunjungan kemarin merupakan yang kali pertama, padahal sudah direncanakan tiga tahun lalu. 滱lhamdulillah, pada tahun ini, kami bisa berkunjung ke UNAIR. Sebelumnya terhalang jadwal, ungkap Kushartanto, salah seorang guru di SMAN 6 Malang.
Mengingat bulan-bulan ini mendekati jadwal SNMPTN, awal 2018, SMAN 6 Malang tidak ingin kejadian beberapa tahun lalu terulang. Siasatnya, surat kunjungannya dikirim pada jauh-jauh hari.
UNAIR menjadi salah satu kampus pilihan yang masuk daftar kunjungan sekolah tersebut. Mengingat, berdasar hasil survei oleh guru, banyak di antara para siswa SMAN 6 Malang yang lebih berminat untuk kuliah di luar kota.
Kesempatan kali ini digunakan sebaik-baiknya oleh guru serta para siswa, baik dari IPA maupun IPS, untuk lebih memahami prosedur penerimaan mahasiswa baru di UNAIR. Termasuk fasilitas dan keuntungan menjadi mahasiswa di sana.
Faradhila, salah seorang siswa, menanyakan program studi favorit di UNAIR yang paling banyak pendaftarnya. Menurut Ikhsan, salah seorang pembicara dari PPMB, yang paling banyak adalah fakultas kesehatan masyarakat. Totalnya mencapai 5.000 peminat dari tiga jalur yang dibuka UNAIR.
Pihak sekolah memberikan buku panduan kepada setiap siswa. Di dalamnya, terdapat beberapa pertanyaan yang wajib diisi berdasar materi yang disampaikan pihak PIH dan PPMB. (*)
Penulis: Ivo Hajar
Editor: Feri Fenoria





