UNAIR NEWS – Bagi perempuan masa kini, sosok Srikandi tidak hanya memberikan gambaran anggun, lembut, dan keibuan, tapi juga begitu tangguh. Munculnya beragam masalah di masyarakat turut menuntut keterlibatan perempuan. Jadi, perlunya penyelesaian masalah tersebut membuat Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM UNAIR 2017 siap menerjunkan para perempuan tangguh untuk membantu masyarakat. Mereka mengadakan Srikandi Airlangga 2017.
Kegiatan yang dibuka pada Sabtu (21/10) itu akan melakukan pengabdian untuk membantu 332 pengungsi Sampang di Rusunawa Puspa Agro Sidoarjo. Dihadiri perwakilan BEM UNAIR dan masyarakat, mulai pengungsi hingga warga rumah susun, kegiatan itu dimulai dengan sambutan dari wakil ketua BEM UNAIR 2017. Selanjutnya, sambutan dari perwakilan pemimpin dan kader dari Rusunawa Puspa Agro.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan perempuan UNAIR untuk masyarakat. Ada banyak program yang dilaksanakan selama tiga bulan kedepan, mulai Oktober hingga Desember. Di antaranya, pemberdayaan ekonomi, pemeriksaan kesehatan, edukasi ibu dan anak, serta pemberian hiburan kepada masyarakat sebagai bentuk tindak lanjut pascakonflik.
Pengajarannya dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, dua minggu sekali. Sebanyak 30 srikandi diterjunkan untuk membantu 77 ibu serta 68 anak dan remaja.
Harapan dengan adanya acara tersebut, tercipta banyak perempuan tangguh yang bisa memberikan inspirasi bagi perempuan lainnya untuk membantu dengan tulus tanpa melihat latar belakang masyarakat. Termasuk memberikan dampak yang positif bagi masyarakat untuk Indonesia yang lebih baik. (*)
Penulis: Mela Hilmi
Editor: Feri Fenoria





