UNAIR NEWS “ Kesalahan manusia atau yang biasa disebut dengan human error semakin sering terjadi dalam dunia medis. Human error dalam dunia medis dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian.
Kurangnya kualitas sumber daya manusia di rumah sakit menjadi salah satu faktor human error kerap terjadi. Kurangnya kualitas sumber daya manusia ini dikarenakan minimnya pelatihan dan fasilitas bagi tenaga kesehatan rumah sakit.
Permasalahan human error ini diangkat oleh lima mahasiswa jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) 51¶¯Âþ (UNAIR) dalam artikel ilmiah yang berjudul œHuman Error dalam Pelayanan Medis di Indonesia. Kelima mahasiswa tersebut yaitu Moch. Zaidan Alamsyafi (162012533024), Jason Balini P. (162012533062), Muhammad Reyhan Akbar (162012533063), Farah Sahasrapattra Hayuningrum (162012533068), dan Ahmad Firmansyah (162012533076).
Faktor Penyebab Terjadinya Human Error
Perwakilan kelompok, Reyhan, kepada UNAIR NEWS pada Rabu (10/5/2023) mengatakan penyebab utama human error di dunia medis disebabkan karena kurangnya persiapan atau pemahaman tenaga kesehatan dalam melayani pasien. Selain itu, sambung Reyhan, faktor lain seperti distraksi eksternal, gangguan kerja, dan kurangnya dukungan dari institusi rumah sakit juga berpengaruh terhadap terjadinya human error.
œHuman error dalam dunia medis bisa juga terjadi karena kurang menerapkan sistem 3S yaitu Senyum, Sapa, Salam oleh tenaga kesehatan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien, ujar Reyhan.
Ia dan kelompoknya mengutip data dari riset internasional Institute of Medicine (IOM) yang menunjukkan terdapat 44.000 “ 98.000 pasien meninggal setiap tahun akibat human error. Bahkan, di beberapa provinsi besar di Indonesia seperti DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, tingkat kefatalan akibat human error mencapai lebih dari 10%.
œDampak dari human error sangat besar bagi pasien maupun keluarga pasien, padahal rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk menjalani perawatan medis agar dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, tuturnya.
Cara Mengatasi Human Error
Reyhan dan kelompoknya juga menuliskan saran untuk meminimalisir terjadinya human error dalam dunia medis di artikel ilmiah mereka. Menurut mereka, hal pertama yang perlu dilakukan adalah meningkatkan intervensi kesadaran perawat tentang tingkat kesalahan administrasi pelayanan.
Selanjutnya, rumah sakit juga perlu membentuk susunan kerangka kerja dalam layanan kesehatan, melakukan penerapan layanan kesehatan berkredibilitas tinggi, dan meningkatkan sistem penanganan unit gawat darurat yang menyeluruh serta terintegrasi.
œTerakhir, perlu juga ditingkatkan kualitas dalam pelayanan dan sumber daya manusia di rumah sakit agar pasien semakin nyaman, pungkas Reyhan. (*)
Penulis: Dewi Yugi Arti/Moch. Zaidan, Jason, M. Reyhan, Farah, Ahmad
Editor: Feri Fenoria





