51动漫

51动漫 Official Website

Dosen UNAIR Ciptakan Bioprotektan Ramah Lingkungan untuk Ayam Komersial

Tim FKH UNAIR beserta drh Rondius saat berkunjung ke laboratorium mikrobiologi di PT Centra Biotech Indonesia. Hadir drh Luhur Sediyoadi yang merupakan Dirut PT Centra Biotech Indonesia (Kanan). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Saat ini sesuatu yang ramah lingkungan tengah digandrungi. Tak hanya bermanfaat bagi lingkungan tapi ternyata bagi keberlangsungan makhluk hidup. Seperti yang tim dosen Fakultas Kedokteran Hewan () 51动漫 (UNAIR) lakukan. Tim dosen yang terdiri dari Prof Dr Iwan Sahrial Hamid drh MSi, Dr Moh Sukmanadi drh MKes, dan Prof Dr Mirni Lamid MP drh menciptakan inovasi yaitu Sediaan Bioprotektan yang Mengandung Isolat Bacillus Subtilis dan Bacillus Coagulans untuk Penggunaannya pada Ayam Komersial.

Manfaat Bakteri

Prof Iwan menerangkan bahwa Bacillus Subtilis dan Bacillus Coagulans merupakan mikroba bakteri yang bersifat baik. Penggunaan bakteri baik ini sebagai probiotik. 淧robiotik yang mengandung bakteri ini bisa memberikan perlindungan terhadap gangguan penyakit pada ayam, ujarnya.

Selain itu bakteri baik ini memiliki berbagai manfaat lain seperti membantu proses pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Inovasi ini guna mengurangi ketergantungan penggunaan obat pada ayam utamanya antibiotik. 淜ita buat inovasi ini menggunakan bakteri baik yang ramah lingkungan, tutur Prof Iwan.

Sediaan probiotik ini juga dapat membantu para peternak meningkatkan produksi ayam. 淧roduk ini dapat meningkatkan daya cerna makan pakan, jadi pakan ayam lebih efisien dan efektif, katanya.

Tindak Lanjut

Tim FKH UNAIR tidak sendiri dalam mengerjakan inovasi tersebut. Mereka bekerja sama dengan Dr Rondius Solfaine MP drh dari FKH Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, serta menggandeng mitra PT Centra Biotech Indonesia yang berkecimpung dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Saat ini, inovasi tengah dikembangkan menjadi sebuah produk yang nantinya akan dipasarkan ke masyarakat. Selanjutnya, pengembangan inovasi akan terus dilakukan.

淧engembangan ke depan, penggunaan probiotik ini tidak hanya pada ayam tapi hewan lain seperti ruminansia serta bidang lain seperti pertanian dan perikanan, ungkapnya.

Prof Iwan berharap, produk probiotik ramah lingkungan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, utamanya peternak. 淗arapan kami para peternak tidak selalu bergantung pada obat kimia utamanya antibiotik, paparnya.

Meski masyarakat tidak bisa meninggalkan penggunaan obat kimia pada ayam begitu saja, namun adanya inovasi ini dapat menjadi titik awal perubahan. 淪etidaknya produk ini memberikan manfaat untuk peternak, bisa meningkatkan produktivitas ternak dan meningkatkan daya tahan tubuhnya, tutupnya. (*)

Penulis: Icha Nur Imami Puspita

Editor: Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT