UNAIR NEWS – Departemen Pengabdian Masysrakat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 51动漫, bertekad mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Abdi Desa untuk mampu membangun Indonesia dari desa.
Kali ini, Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, dipilih BEM FEB UNAIR untuk pengabdian. Dari survei pertama yang telah dilaksanakan, banyak kendala yang perlu diperbaiki untuk desa, salah satunya yakni upaya untuk bebas dari penyakit yang timbul akibat lingkungan yang buruk.
Hafidh Zain selaku koordinator lingkungan mengatakan bahwa maslah itu muncul akibat kurang pedulinya masyarakat sekitar akan pentingnya lingkungan bersih. Masyarakat tersebut, imbuhnya, telah melakukan berbagai hal yang mampu merusak lingkungannya. Seperti pembuangan sampah sembarangan dan penebangan pohon yang seenaknya.
淏anyak sampah yang dibuang di sungai yang mengalir sehingga menyebabkan penghambatan air sungai, ujarnya.
Selanjuntnya, Derry selaku SC Abdi Desa menambahkan bahwa lingkungan akan menjadi fokus utama dalam meningkatkan kehidupan dan menunjang kesesehatan masyarakat di Desa Jipurapah. Salah satu program yang menjadi unggulan di bidang lingkungan, terangnya adalah perbaikan fasilitas sanitasi dan penyuluhan di bidang sanitasi, serta lomba desa bersih.
淭entu saja lingkungan sebagai salah satu tujuan Bina Abdi Desa 2018, dan tentu perlu usaha yang intensif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jipurapah. Ini menjadi PR yang sulit karena fasilatas tong sampah terbatas dan tidak adanya tempat pembuangan sampah, namun kami akan berusaha mencapai tujuan baik Bina Abdi Desa 2018 di Bidang Lingkungan ini, ujarnya.
Kedepannya, program bidang lingkungan akan diarahkan menuju program kreatif masyarakat desa dalam mengelola limbah sampah menjadi produk bernilai ekonomis. Namun, imbuhnya, hal itu akan membutuhkan banyak pihak terkait.
淪eperti Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang serta komunitas lingkungan di Kabupaten Jombang juga perlu dilibatkan, pungkasnya.
Penulis: Rolista Dwi Oktavia
Editor: Nuri Hermawan





