UNAIR NEWS “ Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka 51¶¯Âþ menjadi penyelengara Kursus Pembinaan Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) 2018. Digelar selama enam hari (12“17/3), kegiatan itu dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah Jawa Timur (Pusdiklatda Jatim) Argasonya, Balung Bendo, Sidoarjo. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kak Nanin Rahaju selaku pembina Satuan 622 dan Kak Haryono Harimurti sebagai pembina Satuan 623.
Sementara itu, Ketua Pelaksana KMD UNAIR 2018 sekaligus Wakil Ketua UKM Pramuka 2018 UNAIR Mochammad Irvan Effendy menjelaskan, salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah sebagai upaya menyukseskan Program Kerja Pramuka 2018. Tujuan lain dari KMD 2018 ini adalah untuk membekali anggota Pramuka UNAIR agar menjadi pembina Pramuka yang andal. Juga, untuk memenuhi poin syarat kecakapan umum pandega, tuturnya.
Kegiatan yang juga buah dari kerja sama dengan kwatir daerah (kwarda) tersebut diikuti delegasi UKM Pramuka UNAIR, Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Universitas Tidar Magelang, Institut Pertanian Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas PGRI Adi Buana, dan Akademi Farmasi Surabaya. Total terdapat 39 delegasi dari perguruan tinggi itu. Sebanyak 17 orang di antaranya merupakan delegasi UKM Pramuka UNAIR.
Beberapa materi disampaikan. Di antaranya, teori membina, materi pramuka penggalang, serta kegiatan seperti outbound dan api unggun.
œMasih banyak lagi kegiatan yang kami lakukan. Alhamdulillah serangkaian kegiatan ini berjalan dengan lancar. Dan, kesan yang diterima seluruh delegasi, baik peserta, panitia, maupun pelatih, sangat baik, jelas Irvan.
Soal acara yang berkesan di KMD 2018, menurut Irvan, api unggun salah satunya. Bagi dia, kegiatan tersebut sangat terkenang karena saat itu hujan mengguyur Pusdiklatda Jatim. Akibatnya, api unggun mendapatkan sedikit sentuhan modifikasi dari panitia.
Kemarin saat api unggun, ternyata hujan turun. Tak peduli, api unggun tetap dilaksanakan dengan sedikit modifikasi. Api unggun yang asli di luar ruangan diganti dengan api unggun buatan, ungkapnya.
Atas berbagai kesan positif yang ada, semoga acara ini tetap dilaksanakan meski tidak setiap tahun, harap Irvan. (*)
Penulis: Hilmi Putra Pradana
Editor: Feri Fenoria





