UNAIR NEWS – Dalam serangkaian kegiatan Airlangga Expanding Reach & Opportunities (AERO), (AGE) menggelar kegiatan Global Talks: Study Abroad & Career Opportunities by Partner University. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mahasiswa dan alumni UNAIR mengenai studi, rencana studi, beasiswa, dan karir di luar negeri.
Kegiatan ini berlokasi di Boulevard Area of UNAIR Library Campus B, 51动漫 pada Jumat (9/5/2025). Terdapat beberapa perwakilan mahasiswa maupun staf international office dari universitas luar negeri yang menjadi mitra UNAIR hadir di acara ini, antara lain dari Australia, Inggris, Eropa, Malaysia, Afrika, dan negara lainnya.
Pada kegiatan Global Talks, terdapat perwakilan dari universitas di Australia, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Perwakilannya antara lain International Islamic University Malaysia, INTI International University, Kumamoto University, Singapore Management University, dan Western Sydney University yang berdikusi dengan audience mengenai studi dan karir di luar negeri.

Mudahnya Studi di Jepang
Pada kesempatan ini, Mia Hernawati sebagai perwakilan dari Kumamoto University Jepang memberikan berbagai informasi mengenai studi di Jepang. Menurutnya, mengambil studi di Jepang adalah hal yang mudah di Indonesia, sebab, sudah banyak mahasiswa baik tingkat sarjana, magister, hingga doktor yang bersekolah di sana. 淛adi kalian akan bertemu banyak teman Indonesia disini, you will gonna feel like home, jelasnya.
Selain itu, terdapat banyak beasiswa yang bisa digunakan oleh mahasiswa dari Indonesia, mulai dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) hingga beasiswa MEXT dari pihak pemerintah Jepang. 淪etelah lulus,pihak kampus pun juga akan mendukung kalian dalam berkarir, jadi no worry. Di sini nanti kalian bisa apply kerja lewat website untuk melamar kerja. DI Kumamoto sendiri ada Kumamoto Career Centre juga yang akan mendukung kalian mulai dari workshop, peningkatan skill, dan sertifikasi. Tetapi, kalau kalian ingin lebih punya peluang besar untuk dapat pekerjaan proper, kalian bisa belajar bahasa Jepang, minimal N2, ungkapnya.
Kemudian, ia juga menekankan bahwa sebagai warga Indonesia yang mayoritas muslim, tidak perlu takut karena di Jepang sudah banyak komunitas penduduk yang beragama Islam, baik dari Indonesia maupun negara lain.
Syarat Mudah
Mia juga menjelaskan, dalam proses application, hal paling penting yang harus ada pada mahasiswa Indonesia adalah sertifikasi bahasa Inggris. 淯ntuk kelas internasional, yang paling penting itu bahasa dulu, baik itu IELTS, TOEFL IBT, maupun Duolingo, paparnya.
Kemudian, hal penting yang perlu mendapat perhatian mahasiswa post graduate adalah mencari profesor untuk keperluan riset, sebab pendidikan pasca sarjana di Jepang adalah pendidikan berdasarkan riset. Selain itu, untuk mahasiswa sarjana, terdapat program short term exchange dengan beasiswa sebesar 80 ribu yen. 淏anyak mahasiswa UNAIR yang juga mengikuti program ini, kalian bisa mencari semua informasinya di Global UNAIR, pungkasnya.
Penulis : Febriana Putri Nur Aziizah
Editor : Ragil Kukuh Imanto





