UNAIR NEWS – Menjelang akhir masa jabatan Rektor 51动漫 (UNAIR) periode 2020-2025, Prof Dr Mohammad Nasih MT Ak CA menyampaikan laporan akhir masa kerjanya di hadapan civitas academica. Kegiatan itu berlangsung pada Senin (16/6/2025) di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C UNAIR.
Prof Nasih menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademica yang telah bekerja keras selama ini. Menurutnya, perjalanan yang UNAIR tempuh bukanlah perjalanan yang mudah. 淪aya bisa menjadi sekuat ini, dalam artian menjalani banyak hal yang tidak mudah, atas dukungan dan doa dari panjenengan semua. Oleh karena itu, saya berterima kasih dan mengapresiasi semua pengorbanan, kontribusi, doa, serta cinta kasih sehingga UNAIR bisa sehebat ini.
Prof Nasih menjelaskan banyaknya gelombang tantangan yang berhasil UNAIR lalui sejak tahun 2007. Saat itu, UNAIR bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT BHMN). Transformasi tersebut mengubah berbagai hal fundamental sehingga banyak tantangan dan ancaman yang harus diselesaikan. Prof Nasih juga menyebutkan gelombang lain, yaitu ketika pandemi Covid -19 melanda.
淧erjalanan kita selama ini sebenarnya tidak mulus, banyak gelombang yang ukurannya besar-besar harus kita lampaui, tambahnya.
Capaian dan Permohonan Maaf
Kepemimpinan Prof Nasih telah membawa UNAIR menempati ranking . Pencapaian itu menempatkan UNAIR sebagai kampus terbaik ke-4 di Indonesia. Selain itu, pada 2024, UNAIR mencapai ranking 81 dunia menurut The Impact Ranking. Posisi itu sekaligus menjadikan UNAIR sebagai kampus paling berdampak ke-2 di level nasional.
Dengan berbagai prestasi tersebut, Prof Nasih mengingatkan masih banyaknya pekerjaan rumah yang harus UNAIR selesaikan. Ia memohon maaf atas permasalahan yang belum dapat dituntaskan selama masa jabatannya.
淜ami mohon maaf sedalam-dalamnya dan setulus-tulusnya karena masih banyak PR yang harus kami tinggalkan. Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi, ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanat UNAIR, Prof (HCUA) Dr H Sunarto SH MH, mengapresiasi capaian UNAIR di bawah kepemimpinan Prof Nasih sekaligus mengingatkan tantangan kedepannya. 淪aya sangat mengapresiasi kinerja rektor di periode 2020-2025. Capaian-capaiannya sangat luar biasa dan harus kita akui bersama. Namun, permasalahan yang akan dihadapi juga tidak lebih ringan, tetapi lebih berat. Merebut sesuatu akan jauh lebih mudah daripada mempertahankan sesuatu yang kita capai, ungkapnya.
Penulis: Khumairok Nurisofwatin
Editor: Khefti Al Mawalia





