n

51动漫

51动漫 Official Website

Aktivis PPNI Toto Sujarwo Wisudawan Terbaik Fakultas Keperawatan UNAIR

TOTO Sujarwo saat acara dengan PPNI di kantornya. (Dok Pribadi)

UNAIR NEWS – Sibuk bekerja dan aktif berorganisasi tidak menghalangi seseorang untuk berprestasi. Ini sudah dibuktikan oleh Toto Sujarwo, S.Kep. Sehari-hari sebagai Penanggungjawab Instalasi Diagnostik Intervensi Kardiovaskuler dan supervisor ruang katerisasi jantung di RS Primasatya Husada Citra (PHC) Surabaya, dan aktif berorganisasi, tak menghalanginya untuk menjadi wisudawan terbaik S-1 Fakultas Keperawatan 51动漫, Maret 2017 lalu.

Peraih IPK 3,72 ini aktif berorganisasi. Selain Ketua Komisariat PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) RS PHC; pengurus DPD PPNI Surabaya, Ketua Divisi Humas Ikatan Perawat Cathlab Indonesia (IPCI) Jawa Timur, dan Divisi Humas IPCI Pusat. Sudah sesibuk itu pun, KRP-nya (Kartu Rencana Prestasi) masih sebesar 723.

漅esep saya bisa membagi waktu, kapan bekerja dan kapan harus kuliah. Karena keduanya ada target. Tapi alhamdulillah kantor mensuport penuh. Kalau toh harus kuliah dulu maka pekerjaan saya selesaikan setelah itu. Di awal kuliah saja agak repot membagi waktu, tetapi semester II dan III sudah bisa mengikuti pola antara bekerja dan belajar. Jadi tidak keteteran, katanya.

Perkuliahannya justru membantu kariernya. Misalnya dari teori manajemen keperawatan, manajemen konflik, dsb dari kampus, ketika ada persoalan bisa segera diaplikasikan di tempat kerja. Karena itu, ia menulis skripsi tentang 淗ubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Komitmen Berorganisasi di Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC) Surabaya, dibawah bimbingan Dr. Hanik Endang Nihayati, S.Kep. Ns., M.Kep, wisudawati terbaik S-3 FK UNAIR, Agustus 2016. Artinya, wisudawan terbaik itu menularkan kepada bimbingannya menjadi wisudawan terbaik pula.

Ia memilih judul itu karena perawat harus punya komitmen terhadap organisasinya. Dengan komitmen, ia akan berusaha meningkatkan kualitas layanan keperawatan kepada pasien. Harus caring dalam memberikan kualitas layanannya, jadi kustomer puas atau kepuasannya meningkat. 滽alau orang sudah loyal dan komit, ia akan selalu berupaya meningkatkan kinerjanya lebih baik, kata Toto.

Pria 38 tahun yang masuk FKp UNAIR dari alih jenis ini, berpesan untuk adik kelasnya yang belum bekerja, terutama yang D3 murni, hendaknya rajin belajar, memahami mata kuliah untuk meraih nilai memuaskan. Sebab nilai IPK sangat menentukan dalam mencari pekerjaan. Melamar RS PHC misalnya, minimal harus IPK 3,00 dari kampus terakreditasi minimal B.

Kedepan, Toto ingin mengaplikasikan ilmu yang banyak diperoleh dari UNAIR ini untuk meningkatkan kinerja dan pengabdiannya di RS PHC yang memberinya beasiswa. Jika ada kesempatan ia ingin melanjutkan jenjang S-2 dan seterusnya. Tetapi setidaknya, predikat Wisudawan Terbaik ini akan menjadi kado Ultah-nya, 20 Maret esok. Selamat. (*)

Penulis: Bambang Bes

AKSES CEPAT