51动漫

51动漫 Official Website

Aktivitas Antijamur Eugenol dan Minyak Atsiri Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap Isolat Klinis Spesies Candida

Foto by Komunitas Kretek

Spesies Candida adalah mikroorganisme penyebab infeksi orofaringeal, vulvovaginal, dan kulit. Candida juga bertanggung jawab atas infeksi aliran darah nosokomial dengan tingkat kematian yang tinggi. Kelompok risiko adalah pasien immunocompromised termasuk AIDS. Adanya resistensi terhadap obat antijamur utama mendorong penelitian untuk menemukan bahan alami yang dapat menjadi alternatif yang menarik untuk antijamur. Sebagian besar minyak atsiri yang diperoleh dari berbagai tanaman tropis dan subtropis mengandung eugenol sebagai komponen antijamur utama. Konsentrasi eugenol pada beberapa tanaman berbeda. Dalam literatur disebutkan bahwa cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dianggap sebagai sumber eugenol tertinggi (45-90%). Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa eugenol saja memiliki aktivitas antijamur yang lebih lemah daripada minyak atsiri daun cengkeh terhadap isolat klinis Candida. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan selain eugenol dalam minyak atsiri memiliki peran sinergis dan/atau sinergis dalam memberikan efek antijamur.

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan aktivitas antijamur minyak atsiri daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dan eugenol untuk mengetahui peran kandungan selain eugenol dalam minyak atsiri daun cengkeh sebagai antijamur terhadap isolat spesies Candida dari pasien HIV-AIDS. Penelitian ini merupakan uji in vitro menggunakan metode difusi cakram untuk menentukan zona hambat minyak atsiri daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dan eugenol pada 40 isolat spesies Candida. Rata-rata zona hambat konsentrasi minyak atsiri daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) 5%, 10% dan 15% untuk semua isolat adalah 10,18 卤 5.357 mm, 17,97 卤 4.829 mm dan 22,52 卤 6.716 mm. Rerata zona hambat eugenol yang setara dengan konsentrasi eugenol dalam minyak atsiri daun cengkeh pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15% untuk semua isolat adalah 9,85 卤 5.543 mm, 18,08 卤 7.558 mm, dan 22,84 卤 7.278 mm. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara zona hambat minyak atsiri daun cengkeh dan eugenol dengan konsentrasi yang sama (p > 0,05).

Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat aktivitas antijamur berupa zona hambat pada minyak atsiri daun cengkeh dan eugenol terhadap spesies Candida yang diisolasi, tetapi tidak ada bahan selain eugenol yang meningkatkan aktivitas antijamur minyak atsiri daun cengkeh.

Penulis: Dr.Dwi Murtiastutik,dr.,Sp.KK(K)

Informasi detail dari artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di

Antifungal activity of eugenol and clove leaf essential oil (Syzygium aromaticum L.) against clinical isolates of candida species

Dwi Murtiastutik*, Irmadita Citrashanty, Pepy Dwi Endraswari, Retno Widyowati Evy Ervianti, Sawitri, Rahmadewi, Citra Dwi Harningtyas

AKSES CEPAT