51动漫

51动漫 Official Website

Perilaku Pengambilan Risiko dan Teori Biopsikososial untuk Memprediksi Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja di Pesantren

Foto by OPOP Jatim

Perilaku seksual berisiko pada remaja terjadi di beberapa kota di Indonesia, termasuk pada santri di pondok pesantren. Fenomena perilaku seksual berisiko banyak ditemukan pada remaja di pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual berisiko secara biopsikososial. Sri Astuti Andayani dibawah bimbingan Dr. Margarita Maria Maramis, dr.,Sp.KJ(K), Dr. Sulistiawati, dr.,M.Kes dan Dr. Reny I檛ishom, M.Si melakukan penelitian terkait fenomena masalah diatas di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional cross-sectional, menjelaskan hubungan antar variabel melalui pengujian hipotesis. Subyek penelitian ini adalah remaja Pesantren di Probolinggo. Sebanyak 346 remaja dipilih dengan multistage random sampling. Data dianalisis dengan uji Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen memberikan kontribusi sebesar 43,8% terhadap perilaku seksual berisiko, dan model memiliki kecocokan yang baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan biologis, persepsi diri, persepsi sosial spiritual, dan persepsi seksual terhadap perilaku seksual berisiko.

Kesimpulan penelitian ini mengungkapkan bahwa model perilaku seksual berisiko ditinjau dari perilaku pengambilan risiko dan teori biopsikososial dapat digunakan sebagai landasan teori untuk melakukan kegiatan terkait tindakan promotif dan preventif kesehatan bagi remaja yang berfokus pada individu. faktor keluarga dan kelompok teman sebaya.

Penulis : Sri Astutik Andayani, Margarita Maria Maramis, Sulistiawati, Reny I檛ishom

Judul : Risk-taking behavior and biopsychosocial theory for predicting risky sexual behavior of adolescents in Islamic Boarding Schools

Link artikel :

AKSES CEPAT