UNAIR NEWS ” Pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal batas wilayah maupun negara. Semangat inilah yang dibawa oleh mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa 51¶¯Âþ (BEM KM FK UNAIR). Khususnya Departemen Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Eksternal, dalam kunjungan internasional ke Universiti Kuala Lumpur (UniKL) di Ipoh, Malaysia. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk mempererat kerja sama antar mahasiswa kedokteran sekaligus melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, mahasiswa FK UNAIR bersama mahasiswa UniKL melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di The Dementia Society Perak. Tempat ini merupakan komunitas yang memberikan dukungan dan aktivitas bagi para lansia, khususnya yang mengalami demensia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan para lansia serta memahami bagaimana aktivitas sosial dan stimulasi kognitif berperan penting dalam menjaga kualitas hidup mereka.
Lintas Negara, Satu Kepedulian
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mereka isi dengan berbagai aktivitas untuk melatih daya ingat serta memberikan hiburan bagi para lansia. Salah satu kegiatannya adalah permainan mengingat benda yang tersembunyi di dalam gelas tertutup. Permainan ini melatih kemampuan otak untuk mengingat serta meningkatkan konsentrasi para peserta.

Selain itu, mahasiswa juga mengajak para lansia bermain bingo yang menghadirkan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan. Interaksi hangat antara mahasiswa dan para lansia menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus memberikan stimulasi mental yang bermanfaat bagi mereka.
Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 yaitu Good Health and Well-being, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental bagi semua kelompok usia, termasuk lansia. Dengan menghadirkan aktivitas yang menyenangkan sekaligus bermanfaat, kegiatan ini harapannya dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para lansia dalam kehidupan sehari-hari.
Kebersamaan yang Menghangatkan
Tidak hanya melalui permainan, kebersamaan juga terasa saat para lansia diajak menari dan menyanyi bersama. Suasana yang awalnya tenang berubah menjadi penuh tawa dan keceriaan. Antusiasme para lansia terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap aktivitas bersama mahasiswa.
Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa FK UNAIR maupun mahasiswa UniKL. Selain belajar mengenai pendekatan komunitas dalam mendukung lansia dengan demensia, mahasiswa juga menyadari bahwa perhatian, interaksi sosial, dan kebersamaan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Melalui kolaborasi ini, harapannya hubungan antara mahasiswa kedokteran dari Indonesia dan Malaysia semakin erat, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak kegiatan pengabdian masyarakat yang berdampak positif bagi berbagai komunitas.
Penulis: Nisrina Fitriyani W, Athalla Arnaz Rheznanda





