51

51 Official Website

Aku Bisa Bercerita Tentang Banyuwangi: Ajak Siswa Belajar Budaya dan Wisata

Penyampaian materi keberagaman budaya dan wisata di Indonesia oleh kelompok BBK 7 di SDN 3 Tamansari pada Rabu (21/1/2026) (Foto: Dok. Tim)

UNAIR NEWS – Lokal sebagai Dukungan SDG UNAIR NEWS – Guna menumbuhkan rasa bangga anak-anak terhadap budaya dan wisata daerah, kelompok mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51 (UNAIR) yang bertempat di Desa Tamansari, Tegalsari, Banyuwangi merancang salah satu program kerja bidang pendidikan yang bertajuk Aku Bisa Bercerita Tentang Banyuwangi.

Belajar Keberagaman Budaya dan Wisata Melalui Lisan, Tulisan, dan Gambar Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari berturut-turut pada 21-22 Januari 2026 yang dilaksanakan di dua sekolah dasar yang berbeda di Desa Tamansari, yaitu SD Negeri 2 di Dusun Polean dan SD Negeri 3 di Dusun Krajan. Pelaksanaan di dua lokasi sekolah ini sebagai upaya pemerataan akses kegiatan edukatif bagi siswa, sehingga manfaat dari kegiatan dapat dirasakan secara inklusif oleh anak-anak di Desa Tamansari. Pada hari pertama, siswa diajak untuk mengingat kembali materi keberagaman budaya Indonesia yang disampaikan secara sederhana dan dilengkapi dengan sesi mini games untuk memperkaya pengetahuan siswa terkait keberagaman budaya dan wisata Indonesia.

Penanggung jawab kegiatan, Salwa Salsabila, mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini
adalah membantu siswa memahami bahwa keberagaman budaya dan wisata di Indonesia
merupakan keistimewaan bangsa Indonesia, sekaligus mengenal lebih dekat keberagaman
lokal di daerahnya sendiri. Di hari kedua pelaksanaan, siswa dibagi ke dalam beberapa
kelompok untuk mencari contoh-contoh budaya asli dan wisata lokal Banyuwangi, seperti
tarian tradisional, makanan khas, dan destinasi wisata alam maupun buatan. Setiap kelompok
kemudian maju satu per satu menceritakan hasil temuan mereka di depan kelas.

Siswa SD Negeri 2 Tamansari menyampaikan hasil temuan budaya dan wisata lokal Banyuwangi secara berkelompok, Kamis (22/1/2026) (Foto: Dok. Tim) Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan mereka dalam mengekspresikan pengetahuan dan literasi deskriptif terkait objek budaya atau wisata lokal dengan jelas dan sederhana secara lisan, tulisan, dan/atau gambar. Kegiatan penugasan sengaja dibuat secara fleksibel dengan memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengekspresikan pengetahuannya melalui paragraf pendek atau gambar.

Menurut Wahyuni, salah satu guru di SD Negeri 3 Tamansari, Kegiatan ini memberikan
pengalaman belajar yang positif bagi siswa dalam mengenal lebih dekat budaya dan wisata
local Banyuwangi. Anak-anak terlihat lebih berani untuk maju dan bercerita di depan kelas.
Selain itu, tugas berkelompok juga melatih mereka untuk bekerja sama dalam kelompok,
ujar Wahyuni.

Dengan adanya kegiatan ini, mendukung poin Sustainable Development Goals (SDGs) poin
ke-4, yaitu Quality Education, melalui penguatan literasi, melatih kemampuan komunikasi
dan deskriptif secara lisan dan tulisan, serta diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga
terhadap budaya lokal Banyuwangi.

Penulis: Salwa Salsabila

AKSES CEPAT