51动漫

51动漫 Official Website

ALSA UNAIR Soroti Peran Hukum dalam Menjaga Keamanan Energi Nasional di Era Transisi Global

Talkshow bersama Narasumber
Talkshow bersama Narasumber (Foto: Dokumentasi Panitia)

UNAIR NEWS – Saat ini, isu keamanan energi nasional tengah menjadi sorotan di era transisi global. Hukum memegang peranan sentral dalam menghadapi isu lingkungan. Menanggapi situasi demikian, Asian Law Students Association (ALSA) Local Chapter 51动漫 (UNAIR) gelar seminar Airlangga National Legal Forum (ANLF). Seminar tersebut bertemakan Peran Hukum dalam Menjaga Keamanan Energi Nasional di Era Transisi Global. Acara ini berlangsung di Aula AG Pringgodigdo Fakultas Hukum () Kampus Dharmawangsa-B UNAIR pada Jumat (12/9/2025).

Kegiatan seminar terselenggara sebagai puncak acara pada serangkaian ANLF yang dibuka dengan Kompetisi Legal Essay Nasional. Seminar ini menghadirkan sejumlah pakar dan praktisi hukum energi. Antara lain Guru Besar Hukum Lingkungan FH UNAIR Prof Dr H Suparto Wijoyo SH MHum CSSL; Partner at FKNK Law Firm Meilisa Husein SH MH; Vice President Legal, Commercial & Planning, Harbour Energy Ali Nasir SH LLM.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup Rosa Vivien Ratnawati SH MSD; hingga Direktur perlindungan dan pengelolaan mutu udara deputi PPKL Sena Pradipta ST MT. Seminar berjalan secara interaktif dipandu oleh Ardhana Christian Noventri SH MH.

Tema seminar ini lahir dari urgensi perlindungan kepentingan nasional dalam sektor energi yang tengah menghadapi tantangan serius akibat krisis iklim, geopolitik, dan pergeseran paradigma energi dunia. Melalui tema ini, mahasiswa diajak untuk mengkaji berbagai pendekatan hukum. Guna memastikan keberlanjutan dan ketahanan energi Indonesia dalam lanskap global yang terus berubah.

Foto bersama panitia dan peserta Legal Essay Competitio
Foto bersama panitia dan peserta Legal Essay Competition (Foto: Dokumentasi Panitia)

Guru Besar Hukum Lingkungan FH UNAIR, Prof Suparto menerangkan bahwa energi adalah cabang produksi penting yang harus negara kuasai untuk kemakmuran rakyat. Hal ini merupakan mandat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945. 淩egulasi menjadi benteng agar kedaulatan energi tidak tergadaikan di era transisi global, ujarnya.

Meilisa Husein selaku partner FKNK Law Firm menyoroti adanya problematika hukum investasi di sektor energi. Yakni inkonsistensi regulasi yang membuat iklim investasi terganggu. Bahkan permasalahan ini kerap menimbulkan sengketa internasional.

淯ntuk melindungi kepentingan nasional, di sinilah hukum berperan penting menjadi instrumen untuk membangun keteraturan, ketertiban, dan perlindungan hak untuk masyarakat, imbuhnya. 

Sejalan dengan pernyataan Meilisa, Ali Nasir menambahkan pentingnya keseimbangan keterlibatan antara pihak swasta dan peran negara. 淭ransisi energi hanya akan berhasil apabila regulasi telah sinkron dan sesuai kebutuhan industri untuk menghadapi tantangan hukum dan transisi energi, tambahnya.

Farhandio Windu Laguna selaku Ketua Pelaksana mengungkapkan, forum ANLF merupakan sinergi dan kolaborasi antar mahasiswa, ahli hukum dan praktisi hukum. Dengan tujuan untuk memperkuat regulasi energi dan memastikan keberlanjutan energi nasional. Sebab, regulasi di bidang energi berperan penting dalam menciptakan keteraturan dan kemakmuran untuk masyarakat..

淎NLF 2025 memiliki tiga rangkaian acara. Kami bangga karena tiga rangkaian acara tersebut terdiri atas Legal Workshop yang berhasil diikuti oleh 150 peserta, Legal Essay Competition yang juga diikuti oleh 22 Delegasi yang berasal dari berbagai fakultas hukum dari Indonesia serta Rangkaian Puncak Seminar Nasional yang berhasil diikuti oleh lebih dari 200 peserta, ungkapnya.

淪emoga nantinya ANLF di tahun-tahun ke depan dapat berkembang lebih besar lagi. Selain itu, juga dapat mempertahankan pencapaian yang diraih pada tahun ini, pungkasnya.

Penulis: Muhammad Afriza Atarizki

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT