51动漫

51动漫 Official Website

Alumni hingga Pakar UNAIR Tekankan Pentingnya Tutur dan Srawung pada Festival Budaya 2025

(Foto: Istimewa)
(Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Fakultas Vokasi (FV) 51动漫 (UNAIR) gelar sarasehan Festival Budaya pada Jumat (31/10/2025). Pada kesempatan itu, Anggota Komisi X DPR RI sekaligus Alumni Pascasarjana UNAIR, Reni Astuti mengingatkan pentingnya generasi muda untuk selalu memegang budaya tutur (berbicara) dan srawung (bersosialisasi) dalam aktivitas sehari-hari. 

Reni menjelaskan bahwa srawung dalam bahasa Jawa berarti bergaul atau bersosialisasi, sementara tutur berarti berkata atau mengucapkan. Menurutnya, kedua budaya ini kian terkikis seiring majunya era digitalisasi. 淒i manapun dan kapanpun, kita terutama anak-anak muda zaman sekarang, tolong miliki budaya srawung dan tutur sebagai modal dasar sehari-hari, pesannya. 

Politisi yang juga Ketua Bidang Koperasi dan Desa DPP PKS itu mendorong anak muda untuk memaksimalkan kemampuan yang dimiliki, seperti manajerial, kepemimpinan, atau kewirausahaan. Namun, ia menekankan agar hal itu tetap dibarengi dengan modal dasar srawung dan tutur. 

淚ngat, cara komunikasi itu penting. Jangan lupa juga optimalkan kesempatan masa muda ini, tak hanya di kampus, tapi di kampung atau tempat komunitas atau lingkungan lainnya, tambahnya. 

Pakar Komunikasi UNAIR, Dr Suko Widodo Drs MSi, turut menanggapi fenomena tersebut. Ia menyoroti bahwa anak muda saat ini lebih banyak membudayakan tutul daripada tutur. Tutul disini artinya adalah menekan ponsel. 

淪ekarang anak muda lebih melakukan itu (menekan ponsel). Harapan saya, biasakan tutur, juga biasakan srawung, salah satu caranya yaitu silaturahim, ujar pria yang akrab disapa Sukowi itu. 

Dekan FV UNAIR, Prof Dr Dian Yulie Reindrawati SSos MM PhD, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya sikap peka dan saling tolong-menolong di lingkungan kampus. Hal ini agar mendekatkan kebersamaan antarteman. 

淪esama teman kadang tidak saling sapa karena bermain ponsel, apalagi dengan dosen. Ini yang harus diubah, mari saling jaga komunikasi kita, teman sakit dikunjungi atau minimal saling membantu satu sama lain, tuturnya. 

Festival Budaya 2025 tak hanya menghadirkan kegiatan sarasehan, tetapi juga menyajikan berbagai kegiatan lain. Pengunjung dapat menikmati pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berbagai penampilan seni, serta beragam kuliner tradisional. 

Salah satu hiburan yang menarik perhatian adalah penampilan dari Ludruk Luntas yang diperankan oleh Cak Robert dan Cak Ipul. Pertunjukan tersebut turut mengangkat eksistensi kebudayaan serta kekayaan seni khas Jawa Timur. 

Penulis: Mohammad Adif Albarado

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT