UNAIR NEWS dr Margareth Ayu Caroline namanya, alumnus 51动漫 (UNAIR) yang saat ini menimba ilmu di (UCL). Perjuangan Oline mencapai titik ini tidak mudah. Kendati demikian, ia berhasil melewati prosesnya dengan baik.
Melalui UNAIR NEWS (29/10/2023), peraih Beasiswa LPDP itu membongkar rahasia agar bisa kuliah di London. Oline menceritakan bahwa awal mula ia berkeinginan melanjutkan kuliah adalah berkat cita-citanya. Ia bercita-cita menjadi seorang dosen klinis. 淎ku punya cita-cita ingin jadi dosen klinis, karena aku tertarik menjadi seorang pengajar, katanya.
Oline juga mengungkapkan ketertarikannya pada bidang ortopedi. Hal ini membuat Oline memilih Master of Science (MSc) Musculoskeletal Science and Medical Engineering sebagai jurusannya. Ia memilih UCL karena telah bermitra dengan salah satu rumah sakit ortopedi terbaik dunia.
Selain fasilitas penunjang, tersedia kurikulum pendidikan yang sesuai, guna mendukung Oline menggapai cita-cita. 淯CL sudah kerja sama dengan Royal National Orthopaedic Hospital, salah satu rumah sakit ortopedi terbaik dunia. Kurikulum pendidikannya paket lengkap klinis ada, teknik ada, biomaterial ada, sampai penelitian juga ada, tuturnya.
Beberapa Rahasia
Ada beberapa rahasia yang Oline bongkar agar bisa kuliah di London. Pertama, menentukan alasan kuat. Segala proses akan berjalan dengan baik bila alasan kuat ikut menyertai. Bahkan Oline membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menentukan alasan kuat miliknya.
淪ebelum memutuskan mendaftar kuliah, aku harus menemukan alasan kuat dalam melanjutkan studi, ini berlangsung cukup lama. Kalau nggak ada alasan kuat, aku akan kesulitan dalam menjalankan segala proses, jelasnya.
Rahasia kedua, memperbanyak diskusi dengan para pendahulu. Memiliki seorang mentor dalam prosesnya menjadi hal yang tak kalah penting. Jika ada mentor yang mendampingi, maka ia akan memberi arahan ketika mengalami kesulitan. 淢encari mentor artinya meminta bantuan dan bimbingan pendahulu yang sukses menimba pendidikan di luar negeri. Sehebat dan sepintar apapun, kita tidak bisa melakukan prosesnya sendiri, papar Oline.
Melakukan pencarian mentor melalui media sosial menjadi opsi yang Oline sampaikan. Sementara rahasia ketiga adalah mencari teman seperjuangan. Menurut Oline menjalani proses dalam melanjutkan pendidikan, bisa membuat seseorang merasa kesepian. Teman seperjuangan bisa memberikan dorongan motivasi serta tempat berkeluh kesah karena ada pada posisi yang sama.
Lebih lanjut, Oline menerangkan bahwa proses yang ia jalani berlangsung tidak sebentar. Bahkan mempersiapkan segala hal untuk mendaftar kampus hingga beasiswa. Nggak ada yang namanya menyiapkan persyaratan masuk kampus hingga beasiswa hanya satu atau dua bulan. Harus ada timeline yang tersusun, ujarnya.
Terakhir, Oline berpesan bahwa dalam menjalani segala proses maka seseorang harus menikmatinya. Meski rasa sakit terkadang menghampiri tetapi proses harus terus berjalan. 淪emakin berkembang maka rasa sakit yang terasa akan semakin besar. Memang prosesnya terasa nggak enak, rasanya menyakitkan. Tapi proses harus terus berjalan, pungkasnya.
Penulis:
Editor: Nuri Hermawan





