Wacana pemindahan ibu kota negara Indonesia menjadi isu yang selalu ramai diperbincangkan oleh berbagai kalangan masyarakat. Pembangunan ekonomi yang cenderung berpusat di ibu kota dan pulau Jawa dinilai menjadi salah satu alasan ketimpangan kesejahteraan di wilayah luar Jawa. Selain itu, Jakarta sebagai ibu kota Indonesia saat ini tentunya memiliki permasalahan sendiri. Seperti laju pertambahan jumlah penduduk yang terus meningkat, padatnya wilayah permukiman, hingga kondisi kemacetan lalu lintas. Isu ini mendorong pemerintah untuk segera mengambil tindakan yang tepat dan solutif dalam proses pembangunan ibu kota baru.
Ibu kota baru Indonesia dengan lokasi tujuan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diharapkan dapat menerapkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembangunannya. Salah satu konsep pembangunan wilayah yang banyak diimplementasikan berbagai kota di dunia adalah Smart City. Tujuan dari pembangunan Smart City adalah meningkatkan kualitas hidup dengan mendayagunakan informasi perkotaan berbasis teknologi sehingga meningkatkan efisiensi layanan untuk masyarakat luas.
Berdasarkan isu yang telah dipaparkan sebelumnya, tim riset mahasiswa Statistika 51动漫 di bawah bimbingan Dr. M. Fariz Fadillah Mardianto, S.Si., M.Si. berkolaborasi dengan tim riset yang didampingi oleh Irma Fitria, S.Si., M.Si. selaku kepala program studi Statistika Intitut Teknologi Kalimantan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persiapan pembangunan ibu kota baru Indonesia terutama dilihat dari sisi persepsi masyarakat selaku aktor utama dalam proses implementasi kebijakan. Selain itu, juga menjadi salah satu bentuk kerja sama akademik lintas perguruan tinggi di Indonesia.
Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) dan berfokus pada 6 poin utama pengembangan Smart City yaitu Smart Government, Smart Infrastructure, Smart Economy, Smart Living, Smart Environment, dan Smart People. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa dari 6 poin yang telah disebutkan sebelumnya terdapat 2 poin utama yang paling memengaruhi persepsi masyarakat Indonesia dalam proses pengimplementasian konsep Smart City yaitu, Smart Economy dan Smart Living.
Penelitian ini telah dipresentasikan dalam International Conference on Mathematics, Computational Sciences and Statistics 2022 (ICoMCoS 2022) yang diadakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi, 51动漫. Selain itu, juga berhasil diterbitkan dalam AIP Conference Proceedings dengan judul Analysis of Factors Influencing Public Perceptions of Smart City Concept of Indonesia檚 New Capital City pada 22 Desember 2023. Hasil akhir dari penelitian ini lebih lanjut diharapkan bisa menjadi salah satu rujukan dan rekomendasi bagi pemerintah dalam mengambil langkah awal sebelum mulai merealisasikan berbagai program kerja dalam proses pemindahan ibu kota baru Indonesia ke Pulau Kalimantan.
Link Publikasi:





