51动漫

51动漫 Official Website

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pneumonia Pada Balita Berdasarkan Teori Triad Epidemiologi

Data di Indonesia, jumlah penderita pneumonia lebih banyak pada usia 1-4 tahun dibandingkan usia kurang dari satu tahun (Kemenkes RI, 2019). Kejadian klinis pneumonia pada balita disebabkan oleh kombinasi dari faktor yang berhubungan dengan host, lingkungan dan agen. Ketidakseimbangan dari ketiga faktor tersebut akan menimbulkan masalah kesehatan (Yatnaningtyas, 2016). Pneumonia merupakan penyakit menular penyebab kematian tunggal terbesar pada anak-anak di seluruh dunia.Kabupaten Sidoarjo, infeksi saluran pernapasan akut masih menduduki peringkat pertama setelah Kabupaten Gresik penyakit menular terbanyak dengan jumlah sebanyak 8.539 balita.

Penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis faktor – faktor berdasarkan teori triad epidemiology yaitu faktor host yang meliputi usia anak, jenis kelamin, berat badan lahir, status imunisasi, status gizi dan ASI eksklusif, sedangkan faktor environment meliputi perilaku hidup bersih dan sehat, paparan asap rokok, jarak rumah dengan pabrik, jarak rumah dengan jalan raya yang mempengaruhi angka kejadian pneumonia pada balita. Metode yang digunakan adalah Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita pneumoniaberusia 12-59 bulan beserta ibu di Puskesmas Waru Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 158 orang. Jumlah sampel sebanyak 112 responden dimana pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearman檚 rho test. Didapatkan hasil bahwa Faktor yang berhubungan dengan angka kejadian pneumonia pada balita adalah usia anak (p=0,000), jenis kelamin (p=0,036), BBL (p=0,013), status imunisasi (p=0,037), status gizi (p=0,017), pemberian ASI eksklusif (p=0,000), PHBS (p=0,016), paparan asap rokok (p=0,047), jarak rumah dengan pabrik (p=0,043), jarak rumah dengan jalan raya (0,032).

Angka kejadian pneumonia pada balita berhubungan dengan faktor host dan environment. Diharapkan kepada petugas kesehatan dan orang tua agar dapat mengendalikan faktor risiko terjadinya pneumonia dengan memperhatikan anak-anak yang lebih rentan terhadap pneumonia. Bagi responden khususnya ibu balita diharapkan memperhatikan kesehatan balita dan berperan serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pneumonia pada balita dan disarankan untuk selalu meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, memperbaiki status gizi yang kurang dengan asupan makan yang bergizi dan seimbang, dan menggunakan masker bila keluar rumah sehingga balita terhindar dari paparan polusi jalan raya maupun industri. Anggota keluarga dapat saling mengingatkan untuk tidak merokok didalam rumah atau saat kontak dengan balita.

Oleh: Iqlima Dwi Kurnia, S.Kep.,Ns.,M.Kep

Jurnal: Scopus Q4 Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences (eISSN 2636-9346)

AKSES CEPAT