51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Analisis Polimorfisme Gen CYP17 terhadap Peningkatan Kadar Androstenedion

Polycystic Ovarian Syndrome atau yang biasa dikenal dengan PCOS merupakan salah satu penyakit endokrin dan reproduksi yang sering terjadi ditandai dengan hiperandrogen. Salah satu tanda lain yang sering ditemukan pada pasien PCOS adalah hiperinsulinesmia yang ditandai dengan obesitas. Pada penelitian ini, suatu polimorfisme gen CYP17 pada PCOS diduga menyebabkan kerentanan dan mengganggu proses produksi enzim selama steroidogenesis, serta mungkin merupakan faktor keturunan yang berkontribusi terhadap hiperandrogenisme pada PCOS. Selain itu, peningkatan kadar androstenedione juga ditemukan pada pasien PCOS sehingga dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara peningkatan androstenedione pada pasien PCOS yang mengalami obesitas dan Polymorphisme Gen CYP17.

Pada penelitian ini diambil dua sampling, satu pada pasien PCOS dengan obesitas dan yang kedua pasien PCOS tanpa obesitas. Analisa polimorfisme Gen CYP17 dilakukan dengan RFLP and PCR, sedangkan analisa hormon androstenedione dengan menggunakan ELISA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan polimorfisme Gen CYP17 pada Wanita PCOS yang mengalami obesitas dengan PCOS tanpa obesitas. Hal tersebut disebabkan karena adanya perbedaan RAS atau etnis, genetik maupun lifestyle, seperti diet dan aktivitas fisik serta BMI masing “ masing orang. Selain itu, faktor lingkungan seperti suhu, polutan dan tingkatan stres juga ikut berpengaruh. Pada penelitian ini ditemukan bahwa semakin tinggi gen CYP17 yang sehat, semakin rendah risiko perempuan terkena PCOS. Hasil kadar androstenedione pada wanita PCOS dengan obesitas lebih tinggi dibandingkan dengan wanita obesitas yang tidak menderita PCOS. Pada pasien PCOS dengan obesitas dapat menimbulkan hyperandrogenisme. Pasien PCOS dengan hyperandrogenisme memiliki nilai androstenedione tinggi dan memiliki fenotip yang merugikan.

Penulis : Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.O.G., Subsp.F.E.R

Jurnal: Analysis of CYP17 gene polymorphism on increasing androstenedione levels in polycystic ovary syndrome women with obesity in Surabaya

AKSES CEPAT